Ini Makna All Eyes on Rafah yang Menggema di Media Sosial
Kamis, 30 Mei 2024 - 18:47 WIB
Lalu, apa sebenarnya makna dari ungkapan “All Eyes on Rafah” ini? Berikut informasinya yang bisa disimak.
Makna “All Eyes on Rafah” yang Ramai di Media Sosial
“All Eyes on Rafah” memiliki makna yang cukup dalam sebagai bentuk dukungan untuk warga Palestina di Rafah. Warganet turut menggemakan istilah tersebut dalam bentuk gambar buatan Artificial Intelligence (AI) atau tagar yang melengkapi unggahannya di media sosial.
Apabila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, “All Eyes on Rafah” memiliki arti “semua mata tertuju pada Rafah”. Jika dicermati, ungkapan tersebut bisa dimaknai sebagai permintaan kepada warganet lain untuk memperhatikan situasi di Rafah, Palestina.
Jika ditelusuri ke belakang, ungkapan “All Eyes on Rafah” berasal dari komentar Rick Pepperkorn, direktur Kantor Wilayah Pendudukan Palestina di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Mengutip Forbes, sebelumnya Rick pernah mengatakan "semua mata tertuju pada Rafah". Hal ini disampaikan setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang memerintahkan rencana evakuasi di Kota Rafah menjelang serangan yang direncanakan untuk melenyapkan militan Hamas di kawasan tersebut.
Makna “All Eyes on Rafah” yang Ramai di Media Sosial
“All Eyes on Rafah” memiliki makna yang cukup dalam sebagai bentuk dukungan untuk warga Palestina di Rafah. Warganet turut menggemakan istilah tersebut dalam bentuk gambar buatan Artificial Intelligence (AI) atau tagar yang melengkapi unggahannya di media sosial.
Apabila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, “All Eyes on Rafah” memiliki arti “semua mata tertuju pada Rafah”. Jika dicermati, ungkapan tersebut bisa dimaknai sebagai permintaan kepada warganet lain untuk memperhatikan situasi di Rafah, Palestina.
Jika ditelusuri ke belakang, ungkapan “All Eyes on Rafah” berasal dari komentar Rick Pepperkorn, direktur Kantor Wilayah Pendudukan Palestina di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Mengutip Forbes, sebelumnya Rick pernah mengatakan "semua mata tertuju pada Rafah". Hal ini disampaikan setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang memerintahkan rencana evakuasi di Kota Rafah menjelang serangan yang direncanakan untuk melenyapkan militan Hamas di kawasan tersebut.
Lihat Juga :