Film Tilik Angkat Fenomena Budaya Tilik di Masyarakat

Kamis, 20 Agustus 2020 - 15:10 WIB
"Latar belakang diangkatnya film ini memang dari fenomena budaya tilik yang saya sendiri sebenarnya nggak pernah mengalami itu sama sekali dan nggak pernah melihat itu secara langsung. Karena waktu itu dikasih tau sama penulisnya, Mas Bagus Sumartono dan akhirnya saya tertarik buat liat, buat observasi," kata Wahyu dikutip dari YouTube Ravacana Films, Kamis (20/8/2020).

"Dan ternyata memang setelah liat langsung, rasanya langsung klik gitu liat fenomenanya. Itu yang membuat saya, itu harus difilmkan, dirangkai jadi sebuah audio visual," sambungnya. (Baca juga: 6 Pelajaran Hidup yang Bisa Dipetik dari Film Guru-Guru Gokil ).

Elena Rosmeisara selaku produser Tilik mengungkapkan bahwa cerita film ini memiliki daya tarik tersendiri. Di mana menurut Elena, tilik tidak hanya sebagai budaya di tengah masyarakat, juga mengajak lingkungan untuk saling peduli, saling berbagi kesesama dengan cara yang unik.

"Impresi aku waktu pertama kali diceritain Agung itu, entah kenapa dia punya daya tarik aja gitu ya. Bayangin aja ibu-ibu sekampung naik truk untuk melihat, menjenguk, satu orang yang sakit. Itu kan kaya yang wow," ungkap Elena.

Meski syuting memakan waktu beberapa lama, namun Wahyu memaparkan, proses syuting terasa mengasyikan. Ada beberapa tantangan tersendiri yang diakui Wahyu dialami saat syuting film ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!