Mengatasi Kasus Batu ginjal yang Sulit dengan Metode RIRS

Rabu, 05 Juni 2024 - 22:22 WIB
Di Indonesia sendiri, metode perawatan terbaru untuk urologi di bidang batu ginjal yaitu Retrograde Intrarenal Surgery (RIRS). RIRS merupakan tindakan operasi tanpa bekas luka sehingga pasien yang menjalani prosedur ini bisa pulih lebih cepat dan melaksanakan aktivitas kembali secara normal.

Prof. Nur menjabarkan, pada dasarnya RIRS adalah prosedur penghancur batu ginjal dengan menggunakan laser. Sebelum dilakukan prosedur RIRS, pasien harus menjalani pemeriksaan laboratorium terlebih dulu, dilanjutkan pemeriksaan dengan CT scan.

Pemeriksaan menggunakan CT scan saat ini sudah mudah dijangkau dan menjadi standar pemeriksaan batu saluran kemih. Selain mengetahui letak dan ukuran batu, informasi tambahan penting adalah kekerasan batu dengan satuan HU (Hounsefield Unit).

”Dalam memilih prosedur RIRS, dokter akan mempertimbangkan faktor-faktor seperti ukuran dan jenis batu, serta kondisi kesehatan umum pasien. Informasi kekerasan batu mengubah algoritma dan anjuran dokter spesialis urologi dalam penanganan batu saluran kemih, di mana penggunaan ESWL (extracorporeal shock wave lithotripsy) semakin terbatas, karena batu dengan kekerasan lebih dari 1.000 HU tidak disarankan lagi, meskipun ukurannya tidak besar. RIRS dapat dilakukan pada batu ginjal berukuran kurang dari 3 cm, batu dengan kekerasan tinggi,” terangnya.

Perkiraan waktu yang diperlukan untuk tindakan RIRS maksimal 2 jam guna menghindari gejala komplikasi seperti sepsis atau pengaruh panas dari laser yang berlebihan. Apabila diperlukan tindakan ulang atau lanjutan dapat dilakukan 1 minggu kemudian, tetapi dapat ditunda paling lama 2 bulan setelah prosedur.

Metode RIRS menjadi salah satu inovasi yang memberikan keuntungan bagi pasien batu ginjal karena prosedurnya dilakukan lebih cepat, tidak meninggalkan bekas luka pada tubuh, pemulihan lebih cepat, minim rasa nyeri, dan risiko infeksi lebih rendah dibandingkan metode bedah terbuka.

RIRS memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi karena dapat mengakses langsung ke ginjal dan menghancurkan batu ginjal menjadi fragmen-fragmen kecil, berbentuk seperti pasir hingga debu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!