Wujudkan Generasi Emas 2045, Anak Indonesia Harus Diberi Makanan Bergizi

Rabu, 05 Juni 2024 - 22:00 WIB
Drs. I Nyoman Rudi Kurniawan, M.T selaku Direktur Sekolah Menengah Pertama dari Kemendikbudristek memaparkan, pendidikan dasar merupakan jenjang krusial karena di jenjang ini anak-anak memperoleh pengetahuan dasar, keterampilan, serta nilai-nilai yang akan membentuk karakter mereka di masa depan.

Saat ini, lanjut dia, kondisi pendidikan di Indonesia masih mengalami krisis pembelajaran di mana Asesmen Nasional (AN) 2021 menunjukkan bahwa Indonesia mengalami darurat literasi. Terdapat 1 dari 2 peserta didik belum mencapai kompetensi minimum literasi.

Tantangan lain yang dihadapi adalah penguatan karakter anak bangsa agar mereka tidak hanya memiliki kompetensi literasi dan numerasi, namun juga karakter yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila.

Untuk itu, Kemendikbudristek mengeluarkan beberapa kebijakan yang salah satunya kebijakan Merdeka Belajar dan dikeluarkan untuk membantu terwujudnya sekolah yang kita cita-citakan serta dilakukan melalui program Gerakan Sekolah Sehat yang berfokus pada 5S.

"Yaitu Sehat Bergizi, Sehat Fisik, Sehat Imunisasi, Sehat Jiwa, dan Sehat Lingkungan. Tentunya dalam mengatasi segala tantangan pemerataan akses pendidikan ini diperlukan kolaborasi lintas sektor yang kuat di mana pemerintah, sektor swasta, lembaga swadaya masyarakat, serta masyarakat luas perlu bersatu padu dan bekerja sama," bebernya.

Maka itu, pihaknya sangat mengapresiasi komitmen dan inisiatif mulia PT Sarihusada Generasi Mahardhika melalui Program Beasiswa 70 Anak Indonesia yang memberikan kesempatan kepada anak-anak Indonesia untuk meraih pendidikan yang lebih baik demi terwujudnya generasi emas 2045.

"Apalagi pendidikan adalah hak setiap anak dan merupakan kunci untuk membuka peluang di masa depan," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!