Imunoterapi Memberikan Harapan Baru untuk Kanker Darah

Jum'at, 07 Juni 2024 - 17:26 WIB
Namun, terapi CAR-T cell membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 3 minggu untuk proses pengambilan sampel hingga kembali ke pasien. Maka saat ini muncul modalitas imunoterapetik yakni antibodi bispesifik.

Antibodi bispesifik mampu mengenali antigen spesifik pada permukaan sel-sel kanker dan bekerja dengan menghubungkan sel-sel T dengan sel-sel kanker darah, sehingga sistem kekebalan tubuh mampu mengenali dan menghancurkan sel-sel kanker tersebut.

Salah satu antibodi bispesifik pertama yang disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika (FDA) untuk pengobatan leukemia limfoblastik akut (ALL) di beberapa kasus adalah Blinatumomab. Sementara itu, antibodi bispesifik terbaru untuk pengobatan kanker leukemia dan limfoma yang saat ini sedang dikembangkan salah satunya oleh Parkway Cancer Centre adalah Glofitamab dan Teclistamab.

Menurut Dr Lee, jenis pengobatan baru tersebut membawa harapan baru bagi pasien yang membutuhkan perjuangan dalam melawan kanker darah. Sebagian besar pengobatan jenis ini juga relatif lebih aman, dapat ditoleransi, dan bisa digunakan pada pasien-pasien usia lanjut yang mungkin menghindari kemoterapi. Apalagi proses tahapan pemberiannya pun makin awal, tidak lagi sebatas untuk pasien yang mengalami kekambuhan.

"Terapi agen tertarget tersebut biasanya diberikan pada pasien-pasien yang relaps atau sakit berulang tetapi saat ini sudah bisa diberikan pada pasien yang positif terdeteksi kanker darah dengan tahap pemberian lebih awal,” tuturnya.

Dengan adanya kombinasi terapi pengobatan mulai dari kemoterapi, terapi tertarget dan imunoterapi, saat ini angka harapan hidup pasien semakin membaik.
(atk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!