Voice of Baceprot Band Indonesia Pertama yang Tampil di Glastonbury Festival 2024
Jum'at, 21 Juni 2024 - 17:20 WIB
"Kami akan bawakan lagu-lagu terbaik kami seperti 'God, Allow Me to Play Music', 'Mighty Island', dan lagu '[Not] Public Property' yang selalu jadi opening song," jelas Marsya dalam Press Briefing KBRI London x Voice of Baceprot (VoB) secara virtual, Jumat (21/6/2024).
Di Glastonbury Festival nanti, VoB akan menyisipkan budaya Indonesia di atas panggung. Ini tentu menjadi ciri khas VoB di setiap konser mereka, terkhusus di luar negeri.
"Kami bakal bawakan musik dengan pentatonik Sunda. Kemudian, ada lagu yang isinya petuah dalam bahasa Sunda yang digabungkan dengan bahasa Inggris," jelas Marsya.
Lebih lanjut VoB menjelaskan bahwa sepulangnya dari Glastonbury Festival 2024 mereka pelan-pelan membangun ekosistem musik di kampung halaman, yaitu di Garut, Jawa Barat.
"Kami ingin sekali membuat ruang yang diberi nama 'Ruang Riung Baceprot' yang dari sana rencananya dapat tercipta festival besar berisi seni tari, musik, hingga grafiti dengan nama Baceprot Fest," kata Marsya.
"Dengan begitu, bakat-bakat luar biasa yang ada di daerah dapat terekspos dan terfasilitasi tanpa harus pindah ke kota besar. Ruang itu juga diharapkan dapat mewujudkan mimpi seniman yang ada di kampung halaman," tambahnya.
Di Glastonbury Festival nanti, VoB akan menyisipkan budaya Indonesia di atas panggung. Ini tentu menjadi ciri khas VoB di setiap konser mereka, terkhusus di luar negeri.
"Kami bakal bawakan musik dengan pentatonik Sunda. Kemudian, ada lagu yang isinya petuah dalam bahasa Sunda yang digabungkan dengan bahasa Inggris," jelas Marsya.
Lebih lanjut VoB menjelaskan bahwa sepulangnya dari Glastonbury Festival 2024 mereka pelan-pelan membangun ekosistem musik di kampung halaman, yaitu di Garut, Jawa Barat.
"Kami ingin sekali membuat ruang yang diberi nama 'Ruang Riung Baceprot' yang dari sana rencananya dapat tercipta festival besar berisi seni tari, musik, hingga grafiti dengan nama Baceprot Fest," kata Marsya.
"Dengan begitu, bakat-bakat luar biasa yang ada di daerah dapat terekspos dan terfasilitasi tanpa harus pindah ke kota besar. Ruang itu juga diharapkan dapat mewujudkan mimpi seniman yang ada di kampung halaman," tambahnya.
Lihat Juga :