Orang Tua di Korea Selatan Rela Dikurung dalam Sel demi Bisa Pahami Anak

Rabu, 03 Juli 2024 - 13:40 WIB
Tahun lalu, survei yang dilakukan Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Korea Selatan terhadap 15.000 orang berusia 19 hingga 34 tahun menemukan lebih dari 5 persen responden mengisolasi diri. Jika ini mewakili populasi Korea Selatan yang lebih luas, itu berarti sekitar 540.000 orang berada dalam situasi yang sama.

Di sisi lain, sejak April, para orang tua di Negeri Ginseng tersebut telah berpartisipasi dalam program pendidikan orang tua selama 13 minggu yang didanai dan dijalankan oleh lembaga swadaya masyarakat (LSM) Korea Youth Foundation dan Blue Whale Recovery Centre.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengajarkan orang cara berkomunikasi lebih baik dengan anak-anak mereka. Program ini mencakup tiga hari di sebuah fasilitas di Hongcheon-gun, Provinsi Gangwon, tempat para peserta menghabiskan waktu di sebuah ruangan yang menyerupai sel isolasi.

Harapannya adalah isolasi akan memberikan orang tua pemahaman yang lebih dalam tentang anak-anak mereka. Salah satu orang tua yang mengikuti program ini adalah Jin Young Hae. Putranya telah mengurung diri di kamarnya selama tiga tahun.

Baca Juga: Korea Selatan Beri Rp11 Juta bagi Warganya yang Mau Pacaran Imbas Populasi Menurun

Jin Young Hae berharap dengan merasakan pengalaman dikurung, ia bisa lebih memahami perasaan putranya yang berusia 24 tahun dan bagaimana membantunya keluar dari kondisinya. Putra Jin Young Hae telah mengisolasi diri di kamar tidurnya selama tiga tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!