Benarkah Stres Bikin Bumil Melahirkan Anak IQ Rendah?
Minggu, 21 Juli 2024 - 10:09 WIB
Di Denmark pernah ada penelitian yang menilai hubungan antara hormon kortisol dengan IQ anak pada saat usia tujuh tahun.
“Dari penelitian tersebut diketahui bahwa anak-anak saat usia tujuh dengan ibu berhormon kortisol tinggi, IQ-nya lebih rendah dibandingkan dengan anak-anak dengan ibu yang hormon kortisolnya rendah. Terutama pada anak laki-laki,” ujar dr Dara seperti dikutip dari akun X @dokterdara, Minggu (21/7/2024).
Dokter Dara mengatakan di plasenta bumil itu ada enzim yang dapat membuat hormon kortisol tidak aktif.
“Tetapi yang paling penting dan harus dipahami adalah hindari stres. Karena stres itu tidak baik untuk segala aspek,” tutur dia.
Di negara-negara maju dan makmur dengan tingkat stres rendah, biasanya generasi muda menjadi lebih pintar dan produktif dibandingkan negara-negara berkembang.
“Dari penelitian tersebut diketahui bahwa anak-anak saat usia tujuh dengan ibu berhormon kortisol tinggi, IQ-nya lebih rendah dibandingkan dengan anak-anak dengan ibu yang hormon kortisolnya rendah. Terutama pada anak laki-laki,” ujar dr Dara seperti dikutip dari akun X @dokterdara, Minggu (21/7/2024).
Dokter Dara mengatakan di plasenta bumil itu ada enzim yang dapat membuat hormon kortisol tidak aktif.
“Tetapi yang paling penting dan harus dipahami adalah hindari stres. Karena stres itu tidak baik untuk segala aspek,” tutur dia.
Di negara-negara maju dan makmur dengan tingkat stres rendah, biasanya generasi muda menjadi lebih pintar dan produktif dibandingkan negara-negara berkembang.
Lihat Juga :