Forestra 2024 Ajak Pencinta Musik Dekat dengan Alam, Hadirkan Orkestra di Hutan Pinus Cikole
Minggu, 21 Juli 2024 - 07:28 WIB
"Foresta terus berupaya setiap tahunnya untuk memberikan pengalaman yang lebih baik. Tahun ini, kami mengadakan satu kategori untuk tipe tiket, di mana seluruh penonton dapat menikmati megahnya pertunjukan Forestra dari berbagai sisi. Untuk mengenal alam lebih dekat, Forestra tahun ini akan membuka gerbangnya lebih awal untuk menyambut pengunjung Forestra sehingga dapat menghabiskan waktu berharganya bersama orang tersayang lebih lama di bawah rindangnya hutan pinus,” kata Barry Akbar, perwakilan Forestra 2024.
Sementara, Erwin Gutawa sebagai Music Director Forestra 2024 menyatakan Forestra bukan hanya sekadar pertunjukkan musik, juga sebuah upaya untuk menghubungkan antara musik dan alam, di mana alat musik orkestra yang terbuat dari pohon ini akan dimainkan oleh 40 pemain orkestra.
“Kkami di tengah alam, di tengah hutan Orchid Forest Cikole, dalam kolaborasi indah bersama musisi-musisi dari berbagai genre,” tuturnya.
Dari segi penampil, sebagai grup musik yang dikenal oleh para pecinta musik di Indonesia dengan lagu-lagu mereka yang menyuarakan kepedulian lingkungan.
"Forestra menjadi wadah bagi para pelaku musik yang juga ingin menyuarakan kecintaannya terhadap alam. Saya turut bangga bisa menjadi bagian dalam pertunjukan yang tidak hanya menyajikan orkestra yang megah, tetapi juga menghadirkan beragam jenis musik, tanpa merusak alam sekitarnya. Kami berharap semakin banyak pengunjung yang datang ke Forestra dapat memahami betapa indahnya alam dan tergerak untuk melestarikannya," ujar Cholil Mahmud Efek Rumah Kaca.
Sementara, Erwin Gutawa sebagai Music Director Forestra 2024 menyatakan Forestra bukan hanya sekadar pertunjukkan musik, juga sebuah upaya untuk menghubungkan antara musik dan alam, di mana alat musik orkestra yang terbuat dari pohon ini akan dimainkan oleh 40 pemain orkestra.
“Kkami di tengah alam, di tengah hutan Orchid Forest Cikole, dalam kolaborasi indah bersama musisi-musisi dari berbagai genre,” tuturnya.
Dari segi penampil, sebagai grup musik yang dikenal oleh para pecinta musik di Indonesia dengan lagu-lagu mereka yang menyuarakan kepedulian lingkungan.
"Forestra menjadi wadah bagi para pelaku musik yang juga ingin menyuarakan kecintaannya terhadap alam. Saya turut bangga bisa menjadi bagian dalam pertunjukan yang tidak hanya menyajikan orkestra yang megah, tetapi juga menghadirkan beragam jenis musik, tanpa merusak alam sekitarnya. Kami berharap semakin banyak pengunjung yang datang ke Forestra dapat memahami betapa indahnya alam dan tergerak untuk melestarikannya," ujar Cholil Mahmud Efek Rumah Kaca.
(tdy)
Lihat Juga :