Perbedaan Gejala Virus Oropouche dan DBD yang Harus Anda Ketahui

Rabu, 31 Juli 2024 - 15:30 WIB
Gejala infeksi virus oropouche disebut-sebut mirip dengan demam berdarah. Kendati demikian, dua penyakit tersebut tidaklah sama, salah satunya ditinjau dari sumber penularannya.

Pakar demam berdarah Dr Ananya Sharma menerangkan bahwa virus oropouche ditularkan melalui gigitan nyamuk Culicoides paraensis. Sementara DBD ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti.

Dari sisi wilayah penyebarannya pun berbeda. Jika virus oropouche banyak ditemukan di daerah tropis Amerika Selatan, maka DBD lebih sering ditemukan di wilayah tropis dan subtropis di Asia, Afrika, serta Amerika.

Lantas, apa perbedaan gejala virus oropouche dan DBD? Berikut ulasannya.

Perbedaan Gejala Virus Oropouche dan DBD

1. virus Oropouche

Gejala virus oropouche biasanya muncul 4-8 hari setelah terinfeksi, yakni berupa demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, dan nyeri sendi. Gejala berlangsung sekitar satu minggu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!