Kemenparekraf Tanggapi Isu ASN Ogah Pindah ke IKN Gara-Gara Takut Santet
Senin, 12 Agustus 2024 - 21:00 WIB
“Kita belajar ya dari Banyuwangi, terkenal sebagai Kota Santet, tapi nyatanya kan tidak. Ini kan persoalan persepsi. Jadi, kalau persoalan persepsi ya mari kita bangun yang positif,” kata Nia dalam The Weekly Brief with Sandi Uno (WBSU) di Kantor Kemenparekraf, Jakarta, Senin (12/8/2024).
“Dan di sini perannya siapa? Media sangat berperan. Jadi saya mohon bantuan media untuk kemudian kita mengkomunikasikan hal-hal positif dari IKN,” lanjutnya.
Nia berharap para ASN itu sesekali diajak berkunjung ke IKN agar persepsi negatif mereka tentang calon ibu kota Indonesia tersebut dapat terkikis. Hal ini, menurutnya, bisa menjadi salah satu langkah agar masyarakat, khususnya kalangan ASN, jadi menyadari bahwa IKN tak seburuk yang mereka pikirkan.
“Lain kali mesti kita undang kali ya mereka untuk mengikis persepsi itu. Karena kalau kita ngomongin pariwisata, ini tuh bicara persepsi,” ungkap Nia.
“Jadi, marilah kita komunikasikan, kita berikan faktanya. Banyuwangi buktinya jadi kota yang seperti itu,” imbuhnya.
Sebagai informasi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas mengatakan, pemindahan ASN ke IKN bakal dilakukan secara bertahap mulai tahun ini hingga 2029 melalui tiga prioritas. Untuk pemindahan prioritas 2 dengan melibatkan 91 unit pejabat eselon 1 di 29 kementerian/lembaga, yakni jumlah ASN yang pindah ke IKN sebanyak 6.884 pegawai.
“Dan di sini perannya siapa? Media sangat berperan. Jadi saya mohon bantuan media untuk kemudian kita mengkomunikasikan hal-hal positif dari IKN,” lanjutnya.
Nia berharap para ASN itu sesekali diajak berkunjung ke IKN agar persepsi negatif mereka tentang calon ibu kota Indonesia tersebut dapat terkikis. Hal ini, menurutnya, bisa menjadi salah satu langkah agar masyarakat, khususnya kalangan ASN, jadi menyadari bahwa IKN tak seburuk yang mereka pikirkan.
“Lain kali mesti kita undang kali ya mereka untuk mengikis persepsi itu. Karena kalau kita ngomongin pariwisata, ini tuh bicara persepsi,” ungkap Nia.
“Jadi, marilah kita komunikasikan, kita berikan faktanya. Banyuwangi buktinya jadi kota yang seperti itu,” imbuhnya.
Sebagai informasi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas mengatakan, pemindahan ASN ke IKN bakal dilakukan secara bertahap mulai tahun ini hingga 2029 melalui tiga prioritas. Untuk pemindahan prioritas 2 dengan melibatkan 91 unit pejabat eselon 1 di 29 kementerian/lembaga, yakni jumlah ASN yang pindah ke IKN sebanyak 6.884 pegawai.
Lihat Juga :