Review Film The Crow: Lemah di Romance, Dahsyat di Action

Rabu, 21 Agustus 2024 - 14:54 WIB
Bisa jadi karena skenario buatan Zach Baylin dan William Schneider tak mengeksplorasi ikatan emosional antara keduanya. Tak ada dialog yang benar-benar bisa meyakinkan penonton bahwa mereka bisa saling jatuh cinta secepat dan sedalam itu.

Yang ada, mereka hanya digambarkan sebagai dua anak muda yang hobi bersenang-senang sambil minum-minum, kadang dibantu obat-obatan, dan bercinta. Ini bukan film remaja, jadi resep seperti ini tak ampuh diterapkan.

Selain itu, chemistry antara Bill Skarsgard dan FKA Twigs juga tak terlalu mengesankan alias di level "biasa-biasa saja". Padahal, secara keseluruhan, Bill sangat bisa menghidupkan karakter Eric.



Foto: Lionsgate Films

The Crow baru bisa bikin melek setelah masuk ke babak ketiga, yaitu momen Eric mengamuk di kandang Roeg. Adegan-adegan kekerasannya sangatlah gore, dan sungguh memuaskan melihat Eric membantai belasan atau bahkan puluhan orang dengan kostum dan dandanan ala Batman versi Robert Pattinson.

Baca Juga: Penjelasan Ending Film Maharaja, Begini Kronologi Peristiwa yang Benar

Sesungguhnya, hanya adegan aksinya yang brutal penuh darah saja yang menarik dari The Crow. Juga kualitas akting Bill Skarsgard yang tak pernah mengecewakan. Selebihnya, The Crow hanya jadi film generik saja.
(ita)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!