Industri Hiburan Butuh Solusi agar Dapat Kembali Berdenyut
Rabu, 26 Agustus 2020 - 07:07 WIB
Djonny dalam pemaparannya mengaku jika industri bioskop sangat terpukul dengan adanya pandemi. Tidak beroperasinya bioskop selama 5-6 bulan terakhir membuat pengusaha bioskop terpaksa merumahkan pegawainya baik permanen maupun sementara.
"Dunia hiburan tidur? Saya rasa malah tengah pingsan. Di ranah film, ada 110 film nasional dan puluhan film asing yang belum tayang di tahun ini lantaran belum kunjung dibukanya bioskop dalam masa PSBB Transisi. Ini begitu berdampak dari sisi ekonomi," tutur Djonny.
(Baca juga: Selamat! Ini Daftar Lengkap Pemenang RCTI Indonesian Digital Awards 2020 )
Djonny juga menyampaikan persepsi yang salah jika menempatkan bioskop sebagai salah satu tempat yang rentan akan penularan virus Covid-19. "Berdasarkan sebuah penelitian di beberapa negara yang membolehkan bioskop dibuka seperti di Jerman, Inggris, dan Singapura, ternyata persentase penularan di bioskop itu cuma 0,3 persen" terangnya.
Dia pun membantah jika sirkulasi udara dalam bioskop membuat virus corona baru tak beranjak alias terus berputar di dalam ruangan. Menurutnya, ruangan di bioskop menggunakan sistem ventilasi udara yang terus disaring, sehingga udara di dalam ruangan terus bersih. Teknik ventilasi dan sirkulasi udara ini juga digunakan di kabin pesawat untuk menciptakan udara bersih.
"Dunia hiburan tidur? Saya rasa malah tengah pingsan. Di ranah film, ada 110 film nasional dan puluhan film asing yang belum tayang di tahun ini lantaran belum kunjung dibukanya bioskop dalam masa PSBB Transisi. Ini begitu berdampak dari sisi ekonomi," tutur Djonny.
(Baca juga: Selamat! Ini Daftar Lengkap Pemenang RCTI Indonesian Digital Awards 2020 )
Djonny juga menyampaikan persepsi yang salah jika menempatkan bioskop sebagai salah satu tempat yang rentan akan penularan virus Covid-19. "Berdasarkan sebuah penelitian di beberapa negara yang membolehkan bioskop dibuka seperti di Jerman, Inggris, dan Singapura, ternyata persentase penularan di bioskop itu cuma 0,3 persen" terangnya.
Dia pun membantah jika sirkulasi udara dalam bioskop membuat virus corona baru tak beranjak alias terus berputar di dalam ruangan. Menurutnya, ruangan di bioskop menggunakan sistem ventilasi udara yang terus disaring, sehingga udara di dalam ruangan terus bersih. Teknik ventilasi dan sirkulasi udara ini juga digunakan di kabin pesawat untuk menciptakan udara bersih.
Lihat Juga :