Kasus Monkeypox Merebak, Ahli Epidemologi Tekankan Pentingnya Pencegahan

Selasa, 27 Agustus 2024 - 10:10 WIB
“PHEIC merupakan status yang menunjukkan tingkat keparahan situasi global. WHO menetapkan status ini karena melihat persebaran penyakit yang semakin meluas. Ada beberapa kriteria yang dipertimbangkan, seperti penilaian risiko global yang jika tidak segera diantisipasi, dapat menyebabkan penyebaran yang lebih luas. Selain itu, respons dan dukungan dari negara-negara anggota WHO juga menjadi faktor penting dalam mengendalikan penyebaran penyakit ini,” jelas Dr Kurnia.

Dr Kurnia menjelaskan, terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko penyebaran Mpox di Indonesia. Di Indonesia, lanjut Dr Kurnia, virus Mpox yang terdeteksi termasuk dalam Varian IIb.

“Virus varian tersebut dapat menyebar antarmanusia melalui kontak langsung cairan tubuh atau lesi,” ungkapnya.

Dr Kurnia menyebut, pola penyebaran Mpox menunjukkan gejala yang mirip dengan cacar biasa. Ia menjelaskan, gejala khas Mpox meliputi demam tinggi, ruam kulit yang khas, dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Baca Juga: Perbedaan Gejala Cacar Monyet dengan Cacar Air dan Campak
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!