Bongkar Mitos Kesehatan, Dr. Tirta Ulas Fakta Penting di YouTube Dr. Tirta
Jum'at, 30 Agustus 2024 - 10:40 WIB
Dr. Tirta kembali hadir dengan konten edukatif terbaru di kanal YouTube-nya, @TirtaPengPengPeng. Foto/MNC Media
JAKARTA - Dr. Tirta kembali hadir dengan konten edukatif terbaru di kanal YouTube-nya, @TirtaPengPengPeng. Dalam kontennya ini, Dr. Tirta mengupas berbagai mitos dan fakta kesehatan yang sering beredar di media sosial. Sebagai seorang dokter, Dr. Tirta memahami pentingnya membedakan antara informasi valid dan sekadar mitos yang berpotensi menyesatkan masyarakat. Konten ini sangat relevan, mengingat maraknya informasi kesehatan yang tidak akurat yang bisa berbahaya jika dipercaya begitu saja.
Salah satu topik yang diangkat adalah risiko kesehatan dari mengonsumsi makanan yang dibakar hingga gosong. Menurut Dr. Tirta, konsumsi makanan berkarbon seperti ini dalam jumlah berlebihan dapat meningkatkan risiko kanker usus akibat zat karsinogenik. Namun, konsumsi sesekali seperti ayam bakar seminggu sekali dianggap aman jika tidak terlalu gosong.
Baca Juga: Dokter Tirta Ungkap Sisi Gelap di Lingkungan Profesinya: Sengsara
Dr. Tirta juga membahas mengenai konsumsi jeroan. Beberapa bagian seperti hati ayam atau sapi kaya akan protein dan zat besi yang bermanfaat. Namun, jeroan tertentu seperti babat dan paru dapat memicu peningkatan asam urat jika dikonsumsi berlebihan. Lebih dari itu, pengolahan jeroan dengan bumbu tinggi kolesterol seperti santan justru yang lebih berbahaya.
Salah satu topik yang diangkat adalah risiko kesehatan dari mengonsumsi makanan yang dibakar hingga gosong. Menurut Dr. Tirta, konsumsi makanan berkarbon seperti ini dalam jumlah berlebihan dapat meningkatkan risiko kanker usus akibat zat karsinogenik. Namun, konsumsi sesekali seperti ayam bakar seminggu sekali dianggap aman jika tidak terlalu gosong.
Baca Juga: Dokter Tirta Ungkap Sisi Gelap di Lingkungan Profesinya: Sengsara
Dr. Tirta juga membahas mengenai konsumsi jeroan. Beberapa bagian seperti hati ayam atau sapi kaya akan protein dan zat besi yang bermanfaat. Namun, jeroan tertentu seperti babat dan paru dapat memicu peningkatan asam urat jika dikonsumsi berlebihan. Lebih dari itu, pengolahan jeroan dengan bumbu tinggi kolesterol seperti santan justru yang lebih berbahaya.
Lihat Juga :