Desa Les Jadi Destinasi Unggulan di Bali Utara, Masuk ADWI 2024

Senin, 02 September 2024 - 13:37 WIB
Garam ini dipasarkan dengan cara menjualnya langsung ke pengepul. Selain itu juga dipasarkan oleh BUMDes setempat dengan pemasaran yang sudah merambah hingga ke luar Bali bahkan ke luar negeri.

BUMDes juga mendorong petani garam untuk berinovasi dengan membuat produk garam aneka rasa. Ada rasa rosemary, rasa garlic, rasa pedas, dan rasa daun kelor. Sehingga menarik untuk menjadi buah tangan otentik dari Desa Wisata Les.

Garam ini juga jadi salah satu yang menarik perhatian Menparekraf Sandi saat meninjau UMKM ekraf di Desa Wisata Les. Sandiaga pun membeli produk tersebut.

BUMDes juga mendorong petani garam untuk berinovasi dengan membuat produk garam aneka rasa. Ada rasa rosemary, rasa garlic, rasa pedas, dan rasa daun kelor. Sehingga menarik untuk menjadi buah tangan otentik dari Desa Wisata Les.

Garam ini juga jadi salah satu yang menarik perhatian Menparekraf Sandi saat meninjau UMKM ekraf di Desa Wisata Les. Sandiaga pun membeli produk tersebut.

"Branding-nya ini sudah ditetapkan dalam indikasi geografis sebagai Garam Tejakula (lokasi kecamatan Desa Wisata Les). Kalau begitu kita beli dulu untuk oleh-oleh," ujar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!