Kisah Putri Diana Idap Bulimia Akibat Diejek Gemuk oleh Raja Charles III

Selasa, 10 September 2024 - 18:00 WIB
"Anda melakukannya pada diri sendiri karena harga diri Anda sedang rendah, dan Anda tidak merasa berharga atau bernilai. Anda mengisi perut empat atau lima kali sehari dan itu membuat Anda merasa nyaman. Rasanya seperti ada yang memeluk Anda, tetapi itu hanya sementara. Lalu Anda merasa jijik dengan perut Anda yang kembung, lalu Anda merasa kembung lagi," sambungnya.

Selama bertahun-tahun berjuang melawan penyakit itu, Diana membuat keputusan untuk tidak memberi tahu anggota Keluarga Kerajaan lainnya tentang situasi tersebut karena ia merasa malu atas kondisinya.

"Anda harus tahu bahwa ketika Anda menderita bulimia, Anda sangat malu pada diri sendiri dan membenci diri sendiri dan orang-orang mengira Anda membuang-buang makanan. Jadi Anda tidak membicarakannya dengan orang lain," kata Diana saat itu.

Baca Juga: Cara Elegan Putri Diana Balas Dendam ke Raja Charles III yang Akui Selingkuh dengan Camilla

"Hal tentang bulimia adalah berat badan Anda selalu tetap sama, sedangkan dengan anoreksia, Anda tampak menyusut. Jadi Anda bisa berpura-pura sepanjang waktu. Tidak ada bukti," tandasnya.

Diana menikah dengan Charles, yang saat itu bergelar Pangeran Wales, pada 1981. Pasangan itu memiliki dua putra, Pangeran William dan Pangeran Harry, selama pernikahan mereka yang penuh gejolak. Namun, skandal yang menghancurkan muncul ketika terungkap bahwa Charles, yang sekarang menjadi Raja, berselingkuh dengan mantan kekasihnya dan istrinya saat ini, Ratu Camilla.

Sangat terluka oleh perselingkuhan tersebut, Diana memutuskan untuk berpisah dengan Charles dan mereka resmi bercerai pada 1996. Tragisnya, hanya setahun kemudian, sang Putri meninggal dalam kecelakaanmobildiParis.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!