Angka Tensi Darah Tinggi Belum Tentu Anda Idap Hipertensi, Ini Prosedur Diagnosanya
Senin, 16 September 2024 - 06:06 WIB
Melansir laman Klikdokter, seseorang dikatakan mengalami hipertensi jika tekanan darah sistolik (angka atas) lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastoliknya (angka bawah) lebih dari 90 mmHg.
Hipertensi sendiri memang lekat dengan tekanan darah tinggi. Namun, tidak semua tekanan darah tinggi itu disebabkan oleh hal-hal yang menjadi pemicunya seperti berat badan yang tidak ideal, stres, faktor genetik, makanan berlemak, dan pola hidup tidak sehat.
Ada kalanya tekanan darah tinggi dipicu oleh kondisi lain seperti kelelahan, capek setelah berjalan, berlari, atau naik turun tangga, dan deg-degan akibat hal tertentu.
"Kalau pasien baru sekali mengalami tekanan darah tinggi, dokter biasanya tidak akan langsung menyebut bahwa dia mengalami hipertensi," kata Ahli Kesehatan dr. Sepriani Timurtini Limbong.
Dokter biasanya bakal melakukan beberapa kali pemeriksaan sebelum memutuskan bahwa seseorang mengidap hipertensi.
Hipertensi sendiri memang lekat dengan tekanan darah tinggi. Namun, tidak semua tekanan darah tinggi itu disebabkan oleh hal-hal yang menjadi pemicunya seperti berat badan yang tidak ideal, stres, faktor genetik, makanan berlemak, dan pola hidup tidak sehat.
Ada kalanya tekanan darah tinggi dipicu oleh kondisi lain seperti kelelahan, capek setelah berjalan, berlari, atau naik turun tangga, dan deg-degan akibat hal tertentu.
"Kalau pasien baru sekali mengalami tekanan darah tinggi, dokter biasanya tidak akan langsung menyebut bahwa dia mengalami hipertensi," kata Ahli Kesehatan dr. Sepriani Timurtini Limbong.
Dokter biasanya bakal melakukan beberapa kali pemeriksaan sebelum memutuskan bahwa seseorang mengidap hipertensi.
Lihat Juga :