IN2MF in Paris 2024, Modest Fashion Wastra Indonesia Kembali Tembus Pasar Global
Jum'at, 20 September 2024 - 15:48 WIB
Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung menyampaikan bahwa fesyen dengan tampilan yang santun bukan hanya sebuah tren, namun suatu gerakan global yang mencerminkan keanggunan, martabat, dan kebanggaan budaya yang selaras dengan nilai-nilai Indonesia.
Deputi Gubernur Juda menambahkan, kontribusi industrimodest fashiondalam mendukung kemajuan eksyar perlu diperkuat ke pasar global, selaras dengan capaian Indonesia yang telah menduduki peringkat ketiga di bidang industrimodest fashionpada laporan State of the Global Islamic Economy 2023.
Ke depan, Bank Indonesia bersama dengan mitra strategis akan terus mendukung IN2MF merambah pasar global serta memperkuat promosi wastra nusantara melalui pengembangan inovasi dan kreativitas berstandar internasional.
Duta Besar Indonesia untuk Prancis, Mohamad Oemar menyampaikan komitmen untuk mendukung pengembangan eksyar melalui promosi industrimodest fashionIndonesia di tingkat internasional, utamanya di Paris. Hal ini sejalan dengan cita-cita menjadikan Indonesia sebagai kiblatmodest fashiondunia, serta meningkatkan ekspor Indonesia.
Sejarah telah mencatat Prancis sebagai ibu kota mode dunia, tercermin dari industri mode Prancis yang mampu mewakili 30 persen dari pangsa pasar industri global dengan total omset mencapai 154 miliar Euro dan menghasilkan 1 juta lapangan pekerjaan di Prancis. Hal ini menjadi peluang bagi Indonesia untuk merambah pasar tersebut terutama dalam mendorong peningkatan ekspormodest fashionberbasis wastra nusantara.
Deputi Gubernur Juda menambahkan, kontribusi industrimodest fashiondalam mendukung kemajuan eksyar perlu diperkuat ke pasar global, selaras dengan capaian Indonesia yang telah menduduki peringkat ketiga di bidang industrimodest fashionpada laporan State of the Global Islamic Economy 2023.
Ke depan, Bank Indonesia bersama dengan mitra strategis akan terus mendukung IN2MF merambah pasar global serta memperkuat promosi wastra nusantara melalui pengembangan inovasi dan kreativitas berstandar internasional.
Duta Besar Indonesia untuk Prancis, Mohamad Oemar menyampaikan komitmen untuk mendukung pengembangan eksyar melalui promosi industrimodest fashionIndonesia di tingkat internasional, utamanya di Paris. Hal ini sejalan dengan cita-cita menjadikan Indonesia sebagai kiblatmodest fashiondunia, serta meningkatkan ekspor Indonesia.
Sejarah telah mencatat Prancis sebagai ibu kota mode dunia, tercermin dari industri mode Prancis yang mampu mewakili 30 persen dari pangsa pasar industri global dengan total omset mencapai 154 miliar Euro dan menghasilkan 1 juta lapangan pekerjaan di Prancis. Hal ini menjadi peluang bagi Indonesia untuk merambah pasar tersebut terutama dalam mendorong peningkatan ekspormodest fashionberbasis wastra nusantara.
Lihat Juga :