Dibintangi Sederet Pasangan Selebritas, Film 'Mengejar Restu' Siap Memulai Proses Produksi
Selasa, 01 Oktober 2024 - 05:20 WIB
Dhini Aminarti, salah satu pemeran utama mengungkapkan antusiasmenya terhadap proyek ini.
“Saya sudah tidak sabar untuk memulai proses produksi. Setelah berdiskusi panjang lebar dengan sutradara dan produser, saya merasa cerita film ini sangat menarik," ungkap Dhini.
"Mengejar Restu memiliki potensi besar untuk menjadi tontonan film keluarga yang hangat dan menyentuh bagi penonton Indonesia,” lanjutnya.
Selain itu hadir pula Hengky Tornando, Baby Zelvia, Anantya Kirana, Zydan, Erly Mahmud, Ricky Perdana, Alam Sambas, Arkhanta, Cut Intan, dan Dini Choirunnisa yang membintangi film tersebut. Film ini juga menjadi debut Cut Intan dalam industri perfilman dengan memerankan tokoh dokter bernama Intan.
"Aku berperan sebagai Bu Dokter Intan. Iya, ini perdana, ada acting coach, cukup gugup akhirnya aku beranikan diri buat terjun ke dunia akting. Apalagi ketemu nama besar ya," ujar Cut Intan.
Cerita film tersebut menggali tema tentang harapan, persahabatan, dan pencarian takdir yang penuh makna. Berawal dari Fais yang teringat tentang Ahmad, seorang anak berusia 11 tahun, yang mengunjungi Pesantren Tahfidz Al-Quran Al-Mubarak bersama kakek dan neneknya.
“Saya sudah tidak sabar untuk memulai proses produksi. Setelah berdiskusi panjang lebar dengan sutradara dan produser, saya merasa cerita film ini sangat menarik," ungkap Dhini.
"Mengejar Restu memiliki potensi besar untuk menjadi tontonan film keluarga yang hangat dan menyentuh bagi penonton Indonesia,” lanjutnya.
Selain itu hadir pula Hengky Tornando, Baby Zelvia, Anantya Kirana, Zydan, Erly Mahmud, Ricky Perdana, Alam Sambas, Arkhanta, Cut Intan, dan Dini Choirunnisa yang membintangi film tersebut. Film ini juga menjadi debut Cut Intan dalam industri perfilman dengan memerankan tokoh dokter bernama Intan.
"Aku berperan sebagai Bu Dokter Intan. Iya, ini perdana, ada acting coach, cukup gugup akhirnya aku beranikan diri buat terjun ke dunia akting. Apalagi ketemu nama besar ya," ujar Cut Intan.
Cerita film tersebut menggali tema tentang harapan, persahabatan, dan pencarian takdir yang penuh makna. Berawal dari Fais yang teringat tentang Ahmad, seorang anak berusia 11 tahun, yang mengunjungi Pesantren Tahfidz Al-Quran Al-Mubarak bersama kakek dan neneknya.
Lihat Juga :