Mantan PM Inggris Ini Viral usai Komentari Meghan Markle: Dia Sangat Pandai Bicara

Rabu, 09 Oktober 2024 - 07:00 WIB
Penggemar Meghan dan Harry tampaknya menyimpulkan pendapat Tominey tentang pernyataan Johnson berdasarkan ekspresi wajahnya, meskipun dia tidak mengatakan bahwa dia tidak setuju atau keberatan dengan komentarnya.

Di bagian lain, Johnson menceritakan tentang hubungannya dengan Ratu Elizabeth bahwa dia biasa bertemu sang ratu setiap minggu.

“Itu adalah salah satu kesenangan terbesar dari pekerjaan ini. Itu semacam psikoterapi gratis, dan tidak ada pengakuan yang begitu mengerikan. Dia sudah mendengar semuanya sebelumnya," ujarnya.

Baca Juga: Alasan Pangeran Harry Tuntut William dan Kate Middleton Minta Maaf, Gegara Warna Kulit Archie?

"Sekretaris pribadinya, Edward Young, yang merupakan pria yang sangat, sangat baik dan ramah, saya rasa dialah yang mengatakan bahwa dia sudah lama tidak sehat. Namun, dia benar-benar bertekad untuk memenuhi tugas konstitusionalnya, yaitu mengawasi pemindahan kekuasaan secara damai dari satu pemerintahan ke pemerintahan berikutnya. Dia melakukannya. Dia juga memiliki jumlah perdana menteri yang memecahkan rekor yang pernah menjabat di bawahnya. Dia mungkin menginginkan satu lagi," kata Johnson.

Diketahui, Alexander Boris de Pfeffel Johnson adalah seorang politikus Partai Konservatif Britania Raya dan wartawan yang menjabat sebagai Perdana Menteri Britania Raya periode 24 Juli 2019 hingga 6 September 2022.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!