Asuransi Jiwa Digital Menjawab Kebutuhan Perlindungan Keluarga Muda
Sabtu, 19 Oktober 2024 - 16:20 WIB
Baca Juga: 5 Potret Pernikahan Irish Bella dan Haldy Sabri, Serba Putih
Presiden Direktur Avrist, Simon Imanto menyatakan bahwa kerja sama ini adalah langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap asuransi dengan memanfaatkan teknologi. Melalui aliansi ini, mereka percaya bahwa teknologi menjadi salah satu kunci bagi mereka menghadirkan solusi perlindungan asuransi berbasis digital yang lebih relevan dengan kondisi masyarakat.
“Kami optimis bahwa kerja sama ini dapat membawa transformasi positif sekaligus membuka akses dan layanan perlindungan asuransi kami ke seluruh lapisan masyarakat. Ini menjadi salah satu momentum penting bagi kami, sebagai strategi untuk mewujudkan visi Avrist ‘Satu Polis untuk Setiap Rumah Tangga di Indonesia’,” ungkap Simon.
Ivan mengatakan, produk ini siap untuk dipasarkan oleh lebih dari 100 ribu tenaga pemasar/pengguna Fuse Pro yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dengan menggunakan aplikasi Fuse Pro. Dengan dukungan teknologi Fuse, sambung Ivan, proses pengajuan polis dapat dilakukan dengan mudah dan cepat secara online.
“Kolaborasi ini adalah bukti komitmen kami dalam memajukan industri asuransi di Indonesia melalui solusi digital yang lebih efisien dan dapat diakses oleh semua orang. Kami yakin, dengan dukungan teknologi dan jaringan luas pengguna Fuse Pro, MyLife Cover akan menjadi pilihan utama bagi masyarakat luas yang ingin memastikan perlindungan finansial masa depan mereka,” ungkap Ivan.
Asuransi jiwa MyLife Cover adalah produk berjangka satu tahun dengan premi terjangkau yang dibayar sekali, yaitu Rp300 ribu. Manfaat pertanggungan meliputi santunan rawat inap Rp1 juta per hari, uang pertanggungan jiwa Rp50 juta, santunan duka Rp50 juta, dan santunan cacat tetap total Rp50 juta.
Presiden Direktur Avrist, Simon Imanto menyatakan bahwa kerja sama ini adalah langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap asuransi dengan memanfaatkan teknologi. Melalui aliansi ini, mereka percaya bahwa teknologi menjadi salah satu kunci bagi mereka menghadirkan solusi perlindungan asuransi berbasis digital yang lebih relevan dengan kondisi masyarakat.
“Kami optimis bahwa kerja sama ini dapat membawa transformasi positif sekaligus membuka akses dan layanan perlindungan asuransi kami ke seluruh lapisan masyarakat. Ini menjadi salah satu momentum penting bagi kami, sebagai strategi untuk mewujudkan visi Avrist ‘Satu Polis untuk Setiap Rumah Tangga di Indonesia’,” ungkap Simon.
Ivan mengatakan, produk ini siap untuk dipasarkan oleh lebih dari 100 ribu tenaga pemasar/pengguna Fuse Pro yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dengan menggunakan aplikasi Fuse Pro. Dengan dukungan teknologi Fuse, sambung Ivan, proses pengajuan polis dapat dilakukan dengan mudah dan cepat secara online.
“Kolaborasi ini adalah bukti komitmen kami dalam memajukan industri asuransi di Indonesia melalui solusi digital yang lebih efisien dan dapat diakses oleh semua orang. Kami yakin, dengan dukungan teknologi dan jaringan luas pengguna Fuse Pro, MyLife Cover akan menjadi pilihan utama bagi masyarakat luas yang ingin memastikan perlindungan finansial masa depan mereka,” ungkap Ivan.
Asuransi jiwa MyLife Cover adalah produk berjangka satu tahun dengan premi terjangkau yang dibayar sekali, yaitu Rp300 ribu. Manfaat pertanggungan meliputi santunan rawat inap Rp1 juta per hari, uang pertanggungan jiwa Rp50 juta, santunan duka Rp50 juta, dan santunan cacat tetap total Rp50 juta.
Lihat Juga :