5 Sisi Gelap K-Pop, Jadi Mimpi Buruk Trainee dan Idol
Senin, 04 November 2024 - 19:00 WIB
“Saya trauma karena hanya mengenakan pakaian pendek selama bersama Stellar. Jadi saya hanya mengenakan pakaian panjang bahkan di tengah musim panas. Saya benci orang-orang melihat kaki saya,” kata Gayoung.
Karena berat badannya diukur beberapa kali sehari, Kong terkadang membuat dirinya kelaparan agar tidak naik timbangan. Dia juga tidak diizinkan memiliki akses tanpa batas ke ponselnya atau orang-orang yang dicintainya. Bahkan, setelah dia berhenti dari kehidupan sebagai idola, Kong terus mengalami serangan kecemasan di tempat umum. Ia akhirnya meninggalkan perusahaan dan memilih untuk mengejar karier sebagai guru musik.
Vivan keluar dari agensinya yang tidak disebutkan namanya setelah sebuah permintaan menggagalkan impiannya menjadi seorang idola. Ia mengaku “diminta dengan paksa” untuk menjalin hubungan romantis dengan seorang produser untuk memajukan kariernya.
“Industri ini memiliki sisi gelap dan ekspektasi tertentu yang tidak sejalan dengan nilai-nilai saya. Saya dipaksa untuk menjalin hubungan dengan seorang produser, agar saya memiliki kesempatan yang lebih baik di dunia hiburan,” kata Vivian Jo Hyeon Gi.
2. Kong Yoo Jin
Kong Yoo Jin adalah mantan anggota BONUSbaby. Selama menjadi idola, Kong dan anggotanya dikontrol ketat oleh perusahaan mereka; dari waktu tidur hingga pola makan mereka dibatasi. Hal ini, bersama dengan sesi latihan yang brutal, menyebabkan Kong Yoo Jin merusak tubuhnya dan mengalami depresi.Karena berat badannya diukur beberapa kali sehari, Kong terkadang membuat dirinya kelaparan agar tidak naik timbangan. Dia juga tidak diizinkan memiliki akses tanpa batas ke ponselnya atau orang-orang yang dicintainya. Bahkan, setelah dia berhenti dari kehidupan sebagai idola, Kong terus mengalami serangan kecemasan di tempat umum. Ia akhirnya meninggalkan perusahaan dan memilih untuk mengejar karier sebagai guru musik.
3. Vivian Jo Hyeon Gi
Vivian Jo Hyeon Gi, yang sekarang bekerja sebagai salah satu pemilik restoran dan kreator konten, menjadi trainee pada usia 19 tahun.Vivan keluar dari agensinya yang tidak disebutkan namanya setelah sebuah permintaan menggagalkan impiannya menjadi seorang idola. Ia mengaku “diminta dengan paksa” untuk menjalin hubungan romantis dengan seorang produser untuk memajukan kariernya.
“Industri ini memiliki sisi gelap dan ekspektasi tertentu yang tidak sejalan dengan nilai-nilai saya. Saya dipaksa untuk menjalin hubungan dengan seorang produser, agar saya memiliki kesempatan yang lebih baik di dunia hiburan,” kata Vivian Jo Hyeon Gi.
Lihat Juga :