K-Expo Indonesia 2024 Jadi Ajang Perkenalan Budaya Korea, Ada SF9 hingga Akapela
Selasa, 19 November 2024 - 14:40 WIB
Selain itu, tujuh lembaga ikut terlibat, seperti KOCCA, bersama, Badan Promosi Olahraga Nasional, Korea Agro-Fisheries & Food Trade Corporation (aT), Korea Trade-Investment Promotion Agency (KOTRA), Korea Institute of Design Promotion, Korea SMEs and Startups Agency dan Asosiasi Perdagangan Korea (KITA).
Sebanyak 40 perusahaan konten berpartisipasi dalam program B2B, menghasilkan potensi transaksi ekspor sekitar 65 juta USD.
Pertemuan bisnis B2B berlangsung di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel dengan melibatkan total 86 perusahaan konten dan industri terkait. Dari jumlah tersebut, 40 perusahaan konten berhasil mengadakan 709 pertemuan dengan 117 pembeli dari berbagai negara seperti Singapura, Malaysia, Filipina, dan Australia.
Hasilnya, potensi transaksi yang dicapai mencapai 64,93 juta USD (sekitar 913 miliar KRW), menunjukkan minat besar terhadap K-Content dan produk terkait di wilayah Asia Tenggara.
Acara ini telah menarik minat lebih dari 32.000 pengunjung lokal melalui zona pengalaman, zona kolaborasi, zona tematik dan acara panggung.
Pada hari pertama acara, Menteri Kebudayaan Indonesia, Padi Ali Jon dan Direktur BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Halal), Haikal Hasan, turut hadir.
Sebanyak 40 perusahaan konten berpartisipasi dalam program B2B, menghasilkan potensi transaksi ekspor sekitar 65 juta USD.
Pertemuan bisnis B2B berlangsung di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel dengan melibatkan total 86 perusahaan konten dan industri terkait. Dari jumlah tersebut, 40 perusahaan konten berhasil mengadakan 709 pertemuan dengan 117 pembeli dari berbagai negara seperti Singapura, Malaysia, Filipina, dan Australia.
Hasilnya, potensi transaksi yang dicapai mencapai 64,93 juta USD (sekitar 913 miliar KRW), menunjukkan minat besar terhadap K-Content dan produk terkait di wilayah Asia Tenggara.
Acara ini telah menarik minat lebih dari 32.000 pengunjung lokal melalui zona pengalaman, zona kolaborasi, zona tematik dan acara panggung.
Pada hari pertama acara, Menteri Kebudayaan Indonesia, Padi Ali Jon dan Direktur BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Halal), Haikal Hasan, turut hadir.
Lihat Juga :