PPN Naik Jadi 12%, Masyarakat Beralih ke Frugal Living untuk Bertahan

Selasa, 26 November 2024 - 07:40 WIB
Frugal living mengajarkan seseorang untuk membedakan mana yang benar-benar dibutuhkan dan mana yang hanya keinginan. Misalnya, membeli barang karena fungsinya, bukan karena mereknya.

2. Menghindari Pemborosan



Gaya hidup ini mendorong efisiensi dalam segala hal. Seperti menggunakan barang hingga habis, mengurangi limbah, dan memperbaiki barang daripada langsung menggantinya dengan yang baru.

3. Investasi pada Nilai Jangka Panjang



Orang yang menerapkan frugal living lebih cenderung mengalokasikan uang untuk hal-hal yang memberikan manfaat jangka panjang, seperti pendidikan, kesehatan, atau investasi, dibandingkan pengeluaran impulsif.

4. Pola Konsumsi yang Cerdas



Ini meliputi berburu diskon, membeli barang dalam jumlah besar untuk menghemat, atau memilih produk yang tahan lama.

5. Memanfaatkan Sumber Daya yang Ada



Frugal living juga berarti menggunakan sumber daya yang dimiliki seoptimal mungkin, misalnya dengan memasak di rumah dibandingkan makan di luar.

Baca Juga: Frugal Living: Pelit atau Ngirit? Intip IG Live MNC Asset dan Andhika Widjojo

Manfaat dan Tantangan Frugal Living



Frugal living yang sebagian orang diartikan sebagai pelit memberikan manfaat seperti meningkatkan tabungan, mengurangi utang, dan membangun kebiasaan finansial yang sehat. Namun, tantangannya adalah disiplin dalam membedakan kebutuhan dan keinginan, serta konsisten dalam mengatur anggaran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!