Pangeran Harry Tegaskan Tidak akan Kembali ke Inggris, Merasa Dilindungi AS
Jum'at, 06 Desember 2024 - 10:20 WIB
"Ya. Saya sangat menikmati tinggal di sini dan membesarkan anak-anak saya di sini," kata Pangeran Harry.
Sang duke kemudian menambahkan bahwa kehidupannya di Amerika, yang bebas dari tanggung jawab kerajaan, terasa seolah-olah itu adalah kehidupan yang diinginkan ibunya (Putri Diana) untuknya.
Pangeran Harry kemudian mengungkap alasan dia ingin tinggal di Amerika bersama Meghan dan kedua anak mereka, Pangeran Archie dan Putri Lilibet, bahwa mereka diberikan privasi di AS serta kehidupan yang penuh dengan aktivitas yang tidak diragukan lagi tidak akan dapat mereka lakukan di Inggris karena masalah keamanan.
Sebelumnya, Harry mengambil tindakan hukum terhadap Kementerian Dalam Negeri atas keputusan Komite Eksekutif untuk Perlindungan Anggota Kerajaan dan Tokoh Publik (Ravec) pada Februari 2020, yang menyatakan bahwa dia harus menerima perlindungan yang didanai oleh pembayar pajak yang berbeda saat berada di Inggris.
Keputusan ini membuat sang Duke memperjuangkannya untuk dipulihkan dalam serangkaian proses pengadilan. Namun, Pengadilan Tinggi menolak kasusnya pada Februari.
Sang duke kemudian menambahkan bahwa kehidupannya di Amerika, yang bebas dari tanggung jawab kerajaan, terasa seolah-olah itu adalah kehidupan yang diinginkan ibunya (Putri Diana) untuknya.
Pangeran Harry kemudian mengungkap alasan dia ingin tinggal di Amerika bersama Meghan dan kedua anak mereka, Pangeran Archie dan Putri Lilibet, bahwa mereka diberikan privasi di AS serta kehidupan yang penuh dengan aktivitas yang tidak diragukan lagi tidak akan dapat mereka lakukan di Inggris karena masalah keamanan.
Sebelumnya, Harry mengambil tindakan hukum terhadap Kementerian Dalam Negeri atas keputusan Komite Eksekutif untuk Perlindungan Anggota Kerajaan dan Tokoh Publik (Ravec) pada Februari 2020, yang menyatakan bahwa dia harus menerima perlindungan yang didanai oleh pembayar pajak yang berbeda saat berada di Inggris.
Keputusan ini membuat sang Duke memperjuangkannya untuk dipulihkan dalam serangkaian proses pengadilan. Namun, Pengadilan Tinggi menolak kasusnya pada Februari.
Lihat Juga :