Pengadilan Buka Dokumen Epstein: Pangeran Andrew Dituduh Lakukan Pelecehan, Meraba Bagian Sensitif Wanita

Selasa, 07 Januari 2025 - 23:00 WIB
"Mereka meletakkan boneka itu di pangkuannya. Lalu saya duduk di pangkuan Andrew, dan saya yakin itu atas kemauan saya sendiri, lalu mereka mengambil tangan boneka itu dan meletakkannya di dada Virginia, lalu Andrew meletakkan tangannya di dada saya," tuturnya.

Ditanya apakah gerakan Andrew melakukannya dengan cara "bercanda", Sjoberg menjawab "ya."

Sebuah mosi yang diajukan dalam kasus tersebut pada 2014, atas nama seorang korban dugaan Epstein yang diidentifikasi hanya sebagai Jane Doe #3, mengklaim bahwa Jane Doe #3 dipaksa melakukan hubungan seksual dengan [Pangeran Andrew] saat ia masih di bawah umur di tiga lokasi geografis yang berbeda.

Dokumen tersebut menyatakan, Pangeran Andrew tidak pernah bermaksud untuk mencemarkan nama baik Giuffre, dan ia menerima bahwa Giuffre telah menderita sebagai korban pelecehan yang sudah mapan maupun sebagai akibat dari serangan publik yang tidak adil.

"Telah diketahui bahwa Jeffrey Epstein telah memperdagangkan banyak gadis muda selama bertahun-tahun. Pangeran Andrew menyesali hubungannya dengan Epstein, dan memuji keberanian Ibu Giuffre dan para penyintas lainnya dalam membela diri mereka sendiri dan orang lain. Ia berjanji untuk menunjukkan penyesalannya atas hubungannya dengan Epstein dengan mendukung perlawanan terhadap kejahatan perdagangan seks, dan dengan mendukung para korbannya," kata mosi itu.

Orang lain yang disebutkan dalam dokumen tersebut adalah mantan Profesor Hukum Harvard Alan Dershowitz. Mosi yang diajukan atas nama Jane Doe #3 mengklaim "Epstein memaksa Jane Doe #3 yang saat itu masih di bawah umur untuk melakukan hubungan seksual dengan mantan Profesor Hukum Harvard Alan Dershowitz, seorang teman dekat Epstein dan pengacara pembela pidana yang terkenal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!