Momen Bersejarah, Charles Jadi Raja Pertama yang Bertemu Paus Fransiskus dalam 1 Dekade
Senin, 13 Januari 2025 - 10:20 WIB
Raja juga akan mengunjungi Kapel Sistina di Istana Apostolik, kediaman resmi Paus di Kota Vatikan. Gereja abad ke-15 ini terkenal dengan lukisan dinding Renaisans karya Michelangelo dan maestro Renaisans lainnya, yang dianggap sebagai salah satu karya seni terhebat di dunia.
Kedua pria itu sebelumnya telah bertemu pada dua kesempatan, terakhir pada 2019 ketika Charles, sebagai Pangeran Wales, melakukan kunjungan ke Vatikan. Pertemuan itu terjadi saat raja menghadiri kanonisasi Kardinal John Henry Newman, orang suci Inggris pertama yang diangkat dalam beberapa dekade.
Menjelang upacara pengangkatannya sebagai orang suci, Charles menulis sebuah artikel untuk Osservatore Romano yang merefleksikan warisan pria yang menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk mencoba mendekatkan gereja Anglikan dan Katolik. Raja juga bertemu Paus pada tahun 2017 ketika sebagai pewaris tahta, ia mengunjungi Roma bersama Duchess of Cornwall saat itu.
"Kedua belah pihak memang berniat untuk mengadakan audiensi publik dan privat satu sama lain. Ada rasa hormat yang besar satu sama lain dan di tahun yang penting bagi Italia dan periode pemerintahan Raja, pertemuan itu akan menjadi semakin penting," kata sumber terdekat.
Pada akhir tur Raja dan Ratu yang sukses ke Australia dan Samoa Oktober lalu, para ajudan istana menyatakan Charles bersiap untuk kembali ke jadwal penuh baik di dalam maupun luar negeri meskipun masih menjalani perawatan kanker. Raja didiagnosis mengidap penyakit itu pada Februari tahun lalu dan terus memenuhi tugasnya meskipun menjalani perawatan mingguan di London, yang akan terus berlanjut di masa mendatang.
Kedua pria itu sebelumnya telah bertemu pada dua kesempatan, terakhir pada 2019 ketika Charles, sebagai Pangeran Wales, melakukan kunjungan ke Vatikan. Pertemuan itu terjadi saat raja menghadiri kanonisasi Kardinal John Henry Newman, orang suci Inggris pertama yang diangkat dalam beberapa dekade.
Menjelang upacara pengangkatannya sebagai orang suci, Charles menulis sebuah artikel untuk Osservatore Romano yang merefleksikan warisan pria yang menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk mencoba mendekatkan gereja Anglikan dan Katolik. Raja juga bertemu Paus pada tahun 2017 ketika sebagai pewaris tahta, ia mengunjungi Roma bersama Duchess of Cornwall saat itu.
"Kedua belah pihak memang berniat untuk mengadakan audiensi publik dan privat satu sama lain. Ada rasa hormat yang besar satu sama lain dan di tahun yang penting bagi Italia dan periode pemerintahan Raja, pertemuan itu akan menjadi semakin penting," kata sumber terdekat.
Pada akhir tur Raja dan Ratu yang sukses ke Australia dan Samoa Oktober lalu, para ajudan istana menyatakan Charles bersiap untuk kembali ke jadwal penuh baik di dalam maupun luar negeri meskipun masih menjalani perawatan kanker. Raja didiagnosis mengidap penyakit itu pada Februari tahun lalu dan terus memenuhi tugasnya meskipun menjalani perawatan mingguan di London, yang akan terus berlanjut di masa mendatang.
Lihat Juga :