15 Fakta Menarik Tahun Baru Imlek, Para Lajang Tua Menyewa Pacar Palsu
Rabu, 22 Januari 2025 - 19:00 WIB
12. Dilarang Mencuci, Menyapu atau Buang Sampah
Selama periode Tahun Baru Imlek, ada banyak takhayul. Mencuci rambut atau pakaian tidak diperbolehkan pada hari pertama tahun lunar karena dianggap sebagai "mencuci rejeki" di awal tahun. Menyapu dan membuang sampah melambangkan membuang keberuntungan dari rumah, jadi orang-orang juga tidak melakukannya. Memberi orang buah pir atau cermin sebagai hadiah juga merupakan hal yang tabu.13. Kembang Api
Fakta lain tentang Tahun Baru Imlek, tidak ada satu jam pun di negara lain yang menyaksikan banyaknya kembang api dinyalakan seperti di Tiongkok sekitar tengah malam di awal Tahun Baru Imlek.Kembang api digunakan untuk menakut-nakuti roh jahat: Kebanyakan orang dari daratan Tiongkok percaya bahwa kilatan dan ledakan petasan dan kembang api dapat menakut-nakuti setan dan hantu jahat.
Sebagai akibat dari masalah polusi dan keselamatan, banyak kota besar di Tiongkok telah melarang orang menyalakan kembang api mereka sendiri di dalam kota atau dalam parameter tertentu di kota tersebut. Pemerintah daerah menyiapkan pertunjukan indah mereka sendiri. Baca selengkapnya tentang mengapa Tahun Baru Imlek Harus Ada Petasan.
14. Anak-anak Menikmati Hari Libur
Anak-anak menyukai hari libur, karena mereka mendapat libur sekolah selama sebulan, baju baru untuk dikenakan, dan menerima angpao. Dipercaya bahwa mengenakan baju baru dapat mendatangkan keberuntungan dan kesehatan, jadi orang tua akan membeli baju baru untuk anak-anak mereka, yang mereka kenakan untuk makan malam reuni pada Malam Tahun Baru Imlek.Angpao dalam uang keberuntungan adalah hadiah tradisional untuk anak-anak selama periode Tahun Baru Imlek. Anak-anak menerima angpao dari orang tua, saudara yang lebih tua, dan pengunjung. Setiap anak memiliki kesempatan untuk "menjadi kaya". Beberapa anak menerima lebih dari 10.000 yuan (hampir 1.500 USD).
Baca Juga: 15 Hadiah yang Tidak Boleh Diberikan saat Imlek, Bunga Melambangkan Kematian
15. Para Lajang Tua Menyewa Pacar Palsu
Ini adalah fakta baru tentang Tahun Baru Imlek. Tahun Baru Imlek adalah waktu yang menyenangkan bagi kebanyakan orang, tetapi tidak demikian halnya bagi para lajang yang usianya sudah di atas usia menikah normal. Di China, perempuan dikatakan sudah bisa menikah hingga usia 30 tahun dan laki-laki sebelum usia 32 tahun.Bagi para lajang yang "tua", orang tua sangat cemas. Jadi, stres di Malam Tahun Baru bertambah parah karena interogasi yang memalukan terhadap para lajang. Orang tua yang putus asa bahkan mengatur kencan (calon pernikahan) bagi anak-anak mereka yang masih lajang. Untuk mengatasi masalah ini, muncul solusi yang menarik, dan sering kali menggelikan, yaitu menyewa pacar untuk Tahun Baru. Ada situs web dan agen yang mengkhususkan diri dalam bisnis ini. Harganya sekitar 100 yuan (16 USD atau sekira Rp260 ribu) sehari.
(tdy)
Lihat Juga :