Meghan Markle Ketahuan Mem-bully Kate Middleton, Dijuluki Waity Katy
Sabtu, 25 Januari 2025 - 05:37 WIB
Banyak tanggapan terhadap unggahan TikTok yang viral itu mendukung Kate daripada Meghan, meskipun faktanya pernyataan-pernyataan ini termasuk yang tidak terlalu ditentang saat pertama kali diucapkan.
Di akhir video, Oprah tidak ditampilkan, tetapi Meghan melanjutkan dengan mengatakan: "Dan jika seorang anggota keluarganya [Harry] dengan nyaman mengatakan kita semua harus menghadapi hal-hal yang kasar. Kasar dan rasis tidaklah sama," ujarnya.
Meghan berpendapat selama wawancara Oprah bahwa liputan pers tentang perkenalannya dengan keluarga kerajaan bernada rasis. Pasangan itu mengatakan mereka meminta bantuan keluarga Harry dan diberi tahu bahwa perjalanan sulit di media hanyalah pengalaman yang harus dilalui semua bangsawan dan strategi terbaik adalah mengabaikannya. Sang Duchess menuntut campur tangan dalam pembelaannya oleh keluarga kerajaan yang lebih luas.
Kolumnis Daily Mail, Amanda Platell termasuk di antara mereka yang menggunakan julukan itu dan kemudian meminta maaf dalam sebuah kolom tak lama setelah pernikahan pasangan itu.
"Saya telah menunjukkan bahwa Waity Katy tidak melakukan apa-apa selain menunggu Pangerannya melamar," ujarnya.
"Saya pernah menyebutnya pemalas, dan mengatakan bahwa saat Diana seusia Waity, dia telah memimpin lembaga amal untuk kematian bayi dan mengubah sikap dunia terhadap penderita HIV AIDS. Apa sih yang dia lakukan sepanjang hari?' Saya menulis tentang 'pacar William yang pemalas," ucapnya lagi.
Di akhir video, Oprah tidak ditampilkan, tetapi Meghan melanjutkan dengan mengatakan: "Dan jika seorang anggota keluarganya [Harry] dengan nyaman mengatakan kita semua harus menghadapi hal-hal yang kasar. Kasar dan rasis tidaklah sama," ujarnya.
Meghan berpendapat selama wawancara Oprah bahwa liputan pers tentang perkenalannya dengan keluarga kerajaan bernada rasis. Pasangan itu mengatakan mereka meminta bantuan keluarga Harry dan diberi tahu bahwa perjalanan sulit di media hanyalah pengalaman yang harus dilalui semua bangsawan dan strategi terbaik adalah mengabaikannya. Sang Duchess menuntut campur tangan dalam pembelaannya oleh keluarga kerajaan yang lebih luas.
Sejarah Julukan 'Waity Katy'
Julukan "Waity Katy" berasal dari masa pacaran panjang William dan Kate di mana media berspekulasi tentang lamanya waktu yang dibutuhkan sang pangeran untuk melamar.Kolumnis Daily Mail, Amanda Platell termasuk di antara mereka yang menggunakan julukan itu dan kemudian meminta maaf dalam sebuah kolom tak lama setelah pernikahan pasangan itu.
"Saya telah menunjukkan bahwa Waity Katy tidak melakukan apa-apa selain menunggu Pangerannya melamar," ujarnya.
"Saya pernah menyebutnya pemalas, dan mengatakan bahwa saat Diana seusia Waity, dia telah memimpin lembaga amal untuk kematian bayi dan mengubah sikap dunia terhadap penderita HIV AIDS. Apa sih yang dia lakukan sepanjang hari?' Saya menulis tentang 'pacar William yang pemalas," ucapnya lagi.
Lihat Juga :