Penyakit Demensia Langka Bruce Willis Tidak Ada Obatnya, Dokter Ungkap Harapan Hidup

Senin, 27 Januari 2025 - 11:40 WIB
Bruce Willis secara khusus mengundurkan diri dari dunia akting pada 2022, setelah dokter meyakini bahwa ia menderita afasia - kondisi bahasa yang secara signifikan membatasi kemampuan komunikasi. Namun, setahun kemudian, kesehatan sang aktor memburuk, sehingga muncul diagnosis yang lebih spesifik yaitu demensia frontotemporal (FTD).

Jenis demensia ini umumnya cukup jarang terjadi, hanya terjadi kurang dari satu dari setiap 30 kasus, menurut Alzheimer's Research. Tidak seperti bentuk lainnya, FTD umumnya berpusat pada masalah perilaku atau bahasa, seperti hilangnya kosakata atau bicara lambat.

Meski NHS menyatakan bahwa penyakit ini dapat menyerang siapa saja pada usia berapa pun, penyakit ini biasanya didiagnosis pada usia 45 hingga 65 tahun. Sayang, tidak ada obat untuk FTD, meski beberapa perawatan dapat meringankan gejalanya.

Ahli saraf Dr. Nicholas Milano di MUSC Health Memory Disorders Clinic menjelaskan, meskipun setiap orang berbeda, harapan hidup rata-rata pasien yang didiagnosis dengan demensia frontotemporal adalah sembilan tahun sejak gejala pertama, tetapi lima tahun sejak diagnosis pertama.

"Karena biasanya ada keterlambatan dalam diagnosis, karena penyakit ini lebih jarang terjadi daripada penyakit Alzheimer, mungkin belum banyak penelitian yang dilakukan, dan belum ada perawatan yang terbukti bermanfaat," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!