Reaksi Santai Pangeran William Dituntut Cabut Gelar Kerajaan, Sudah Ditandatangani 42 Ribu Orang

Rabu, 29 Januari 2025 - 11:00 WIB
Setelah 10.000 tanda tangan, petisi mendapat tanggapan dari pemerintah. Bahkan, setelah mendapat 100.000 tanda tangan, petisi dipertimbangkan untuk diperdebatkan di Parlemen.

Sebuah kampanye untuk perubahan pada platform petisi terbesar di dunia baru-baru ini berupaya menghapus gelar kerajaan Pangeran William, Pangeran Wales dan telah mengumpulkan lebih dari 42.000 tanda tangan.

Petisi ini diluncurkan oleh seorang warga Wales, Dr Trystan Gruffyadd, di mana petisi tersebut menyatakan bahwa gelar tersebut tetap merupakan penghinaan terhadap Wales dan merupakan simbol penindasan historis.

Gelar tersebut menyiratkan bahwa Wales masih merupakan kerajaan yang merusak status Wales sebagai sebuah bangsa dan negara, yang sebenarnya adalah, sejak zaman Llywelyn the Last dan Pangeran Wales yang "pemberontak", Owain Glyndwr, gelar tersebut hanya dipegang oleh orang Inggris sebagai simbol dominasi atas Wales.

Dr Trystan Gruffyadd merupakan penduduk Pontypridd, Wales dan membuat perisi, tak lama setelah Raja Charles menyerahkan gelar tersebut kepada putranya, Pangeran William pada 2022, orang-orang masih terus memprotes keputusan raja tersebut di bagian komentar change.org, platform petisi terbesar di dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!