Profil Hard Gumay, Anggota Komcad TNI yang Ramal Terjadi Kudeta Pemerintahan di 2025

Sabtu, 01 Februari 2025 - 09:00 WIB
Hard Gumay lahir di Sumatra Selatan pada 13 Oktober 1989 dan pernah mengambil pendidikan di militer. Namun secara detail, pendidikan Hard Gumay memang tidak diketahui secara pasti.

Hard Gumay Anggota Komcad TNI

Hard Gumay diketahui menjadi anggota Komcad TNI, pasukan cadangan militer yang terdiri dari warga negara yang menggabungkan peran militer dengan karier sipil.

Dalam sebuah pernyataan, dia mengungkap keputusan bergabung Komcad di antaranya dipengaruhi dampak negatif yang dialami oleh keluarganya akibat popularitasnya sebagai peramal.

Komcad merupakan sumber daya nasional yang disiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi guna memperbesar dan memperkuat kekuatan komponen utama, yaitu TNI. Seperti TNI, Komcad juga diberikan pangkat.

Pangkat ini diberikan setelah Komcad dilantik dan mengucapkan sumpah. Namun, kepangkatan hanya berfungsi saat mereka bertugas sebagai Komcad. Sebaliknya, saat menjadi warga negara sipil, Komcad tidak berpangkat.

Melalui beberapa unggahan di akun Instagram pribadinya di @hardgumay, Hard Gumay beberapa kali menuliskan bahwa dirinya berpangkat Serda alias Sersan Dua. Dia berada di bagian Komcad Matra Udara.

Ramalan Hard Gumay di 2025

Hard Gumay mengungkap beberapa ramalannya di 2025. Dia menyebut akan ada kebakaran besar di Pulau Jawa yang menelan banyak korban jiwa dan menghancurkan ribuan rumah serta fasilitas umum.

Namun, ramalannya yang tak kalah mengejutkan, Hard Gumay mengatakan akan terjadi kudeta pemerintahan Prabowo-Gibran yang melibatkan sosok misterius. Menurutnya, kudeta ini direncanakan oleh seorang tokoh yang pernah memiliki jabatan penting di pemerintahan.

Sosok yang melakukan kudeta ini memiliki ciri berperawakan kurus, berkulit sawo matang, berambut pendek cepak, dan saat ini berada dalam lingkaran relasi Presiden Prabowo.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!