7 Episode The Simpsons yang Dilarang Tayang, Dinilai Sensitif

Senin, 10 Februari 2025 - 11:40 WIB

3. The Cartridge Family (Season 9, Episode 5) – Dilarang di Inggris

Ketika Springfield mengalami kerusuhan akibat pertandingan sepak bola, Homer mulai merasa bahwa keluarganya dalam bahaya. Untuk melindungi mereka, ia memutuskan untuk membeli sebuah pistol. Namun, bukannya bertindak bijak, Homer malah memperlakukan senjata tersebut seperti mainan, membuat Marge sangat khawatir akan keselamatan keluarganya.

Episode ini sebetulnya mencoba mengeksplorasi isu kepemilikan senjata api dengan cara satir, tetapi pendekatan komedi yang digunakan membuatnya dianggap tidak bertanggung jawab oleh beberapa negara. Di Inggris, episode ini mengalami sensor ketat dan hanya diperbolehkan tayang pada jam malam tertentu. Beberapa negara lain bahkan melarangnya secara total karena menampilkan Homer sebagai sosok yang sembrono dalam menggunakan senjata api.

Meskipun kontroversial, episode ini tetap menjadi salah satu yang paling banyak dibahas karena relevansinya dengan debat kepemilikan senjata di Amerika Serikat. Dengan penyampaian humor khas The Simpsons, episode ini mencoba memberikan perspektif yang lebih ringan terhadap isu serius, tetapi tetap tidak bisa menghindari berbagai larangan di beberapa negara.

4. Thirty Minutes Over Tokyo (Season 10, Episode 23) – Dilarang di Jepang

Liburan keluarga Simpsons ke Jepang dimulai dengan sebuah insiden yang membuat mereka kehilangan semua uang mereka. Demi bisa pulang, mereka mengikuti sebuah acara kuis lokal yang penuh dengan tantangan aneh. Dari bertarung dengan sumo hingga terlibat dalam permainan yang membahayakan nyawa, Homer dan keluarganya harus menghadapi berbagai rintangan demi mendapatkan tiket pulang ke Springfield.

Bagi penonton internasional, episode ini mungkin terlihat sebagai parodi ringan terhadap budaya Jepang. Namun, di negara asalnya, episode ini dianggap tidak menghormati budaya Jepang dan dilarang ditayangkan. Beberapa adegan yang dianggap menyinggung antara lain penggambaran kaisar Jepang sebagai sumo wrestler serta stereotip terhadap acara televisi Jepang yang disebut-sebut terlalu berlebihan.

5. Blame It On Lisa (Season 13, Episode 15) – Diprotes Brasil

Lisa mengaku telah menyumbangkan uang kepada seorang anak yatim piatu di Rio de Janeiro, tetapi kehilangan kontak dengannya. Merasa bertanggung jawab, ia membujuk keluarganya untuk pergi ke Brasil demi menemukan anak tersebut. Namun, sesampainya di sana, keluarga Simpsons justru menghadapi berbagai situasi berbahaya, mulai dari jalanan kota yang dipenuhi kriminal hingga Homer yang diculik oleh sekelompok gangster lokal.

Reaksi dari Brasil terhadap episode ini sangat negatif, dengan banyak pihak yang menganggap penggambaran kota Rio de Janeiro terlalu kasar. Dalam episode ini, kota tersebut digambarkan sebagai tempat yang dipenuhi tikus, permukiman kumuh, dan tindak kriminal yang merajalela. Pemerintah Brasil serta badan pariwisata negara itu pun mengancam akan menuntut Fox, karena merasa episode ini merusak citra negara mereka. Sebagai respons, James L. Brooks, produser eksekutif The Simpsons, secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada publik Brasil.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!