Singapore Tourism Board Lirik Indonesia sebagai Sumber Wisatawan Terbesar Asia Tenggara
Rabu, 12 Februari 2025 - 07:35 WIB

STB melirik Indonesia sebagai sumber wisatawan terbesar kedua dan terbesar di Asia Tenggara. Foto/ ist
JAKARTA – Singapore Tourism Board (STB) melirik Indonesia sebagai sumber pasar wisatawan terbesar kedua secara global dan terbesar di Asia Tenggara. Pada 2024 saja, menyumbang 2,49 juta pengunjung, meningkat 8% dari 2,3 juta pada tahun sebelumnya.
Periode Januari hingga September 2024, angka penerimaan pariwisata dari wisatawan Indonesia mencapai SGD 2,13 miliar, tidak termasuk Sightseeing, Entertainment, dan Gaming. Di antara kategori pengeluaran, belanja muncul sebagai penyumbang terbesar diikuti oleh akomodasi serta makanan & minuman (F&B), yang keduanya mengalami pertumbuhan pada tahun lalu.
Kinerja positif ini mencerminkan peran penting dari rangkaian acara yang menarik di Singapura sepanjang 2024, beragam penawaran gaya hidup, serta peluncuran
dan pembaruan berbagai atraksi wisata. Faktor-faktor ini terus menjadi daya tarik bagi wisatawan Indonesia, memperkuat posisi Singapura sebagai destinasi pilihan baik untuk liburan maupun keperluan bisnis.
Secara keseluruhan, sektor pariwisata Singapura menunjukkan kinerja yang kuat pada 2024. Jumlah kunjungan wisatawan internasional mencapai 16,5 juta,
meningkat 21% dari 2023. Penerimaan pariwisata mencapai SGD 22,4 miliar selama periode Januari hingga September 2024, meningkat 10% dibandingkan
periode yang sama pada tahun 2023. Penerimaan pariwisata Singapura untuk tahun 2024 diperkirakan akan mencapai batas atas dari prediksi STB1, mencetak rekor baru
dalam nilai belanja sektor pariwisata.
Melanjutkan kinerja yang kuat di 2024, STB mengumumkan Nota Kesepahaman Kerja Sama atau Memorandum of Cooperation (MOC) tripartit selama satu tahun
antara Singapore Tourism Board, Garuda Indonesia, dan Changi Airport Group. Nota Kesepahaman yang ditandatangani oleh Terrence Voon, Executive Director, Southeast
Periode Januari hingga September 2024, angka penerimaan pariwisata dari wisatawan Indonesia mencapai SGD 2,13 miliar, tidak termasuk Sightseeing, Entertainment, dan Gaming. Di antara kategori pengeluaran, belanja muncul sebagai penyumbang terbesar diikuti oleh akomodasi serta makanan & minuman (F&B), yang keduanya mengalami pertumbuhan pada tahun lalu.
Kinerja positif ini mencerminkan peran penting dari rangkaian acara yang menarik di Singapura sepanjang 2024, beragam penawaran gaya hidup, serta peluncuran
dan pembaruan berbagai atraksi wisata. Faktor-faktor ini terus menjadi daya tarik bagi wisatawan Indonesia, memperkuat posisi Singapura sebagai destinasi pilihan baik untuk liburan maupun keperluan bisnis.
Secara keseluruhan, sektor pariwisata Singapura menunjukkan kinerja yang kuat pada 2024. Jumlah kunjungan wisatawan internasional mencapai 16,5 juta,
meningkat 21% dari 2023. Penerimaan pariwisata mencapai SGD 22,4 miliar selama periode Januari hingga September 2024, meningkat 10% dibandingkan
periode yang sama pada tahun 2023. Penerimaan pariwisata Singapura untuk tahun 2024 diperkirakan akan mencapai batas atas dari prediksi STB1, mencetak rekor baru
dalam nilai belanja sektor pariwisata.
Melanjutkan kinerja yang kuat di 2024, STB mengumumkan Nota Kesepahaman Kerja Sama atau Memorandum of Cooperation (MOC) tripartit selama satu tahun
antara Singapore Tourism Board, Garuda Indonesia, dan Changi Airport Group. Nota Kesepahaman yang ditandatangani oleh Terrence Voon, Executive Director, Southeast
Lihat Juga :
tulis komentar anda