Pameran Wisata Dwidayatour Carnival 2025 Sambangi 23 Kota
Kamis, 16 Januari 2025 - 07:19 WIB
loading...
Pameran wisata tahunan, Dwidayatour Carnival akan digelar di Mal Emporium Pluit, 17-19 Januari 2025. Foto/ ist
A
A
A
Pameran wisata tahunan, Dwidayatour Carnival akan kembali digelar di Mal Emporium Pluit, Jakarta pada 17-19 Januari 2025. Ini menjadi waktu libur yang menyenangkan, setelah Pemerintah menetapkan hari libur nasional dan cuti bersama untuk 2025 yang diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri.
SKB ini menetapkan hari libur yang berlaku di Indonesia, termasuk di bulan Januari 2025. Tanggal-tanggal merah ini mencakup peringatan hari besar nasional, hari keagamaan, dan cuti bersama yang ditetapkan untuk memperpanjang waktu libur masyarakat.
Berdasar SKB tersebut, 2025 memiliki total 27 hari libur yang tergolong menjadi 17 libur nasional dan 10 cuti bersama. Kombinasi hari-hari libur ini dengan tanggal merah akhir pekan, membuat adanya 9 long weekend.
Awal tahun, libur panjang akan dimulai pada 25-29 Januari 2025, kemudian 28-31 Maret, dilanjut 1-7 April yang bersamaan dengan Idul Fitri. Belum lagi tanggal 18-20 April Perayaan Paskah, serta 10-13 Mei Perayaan Waisak, diteruskan pada 29-1 Juni merayakan Kenaikan Yesus Kristus dilanjut Hari Pancasila.
Long weekend di bulan Juni masih berlanjut di tanggal 6-9 Juni untuk merayakan Idul Adha, lalu 27-29 Juni merayakan Tahun Baru Islam. Beberapa bulan kemudian, pada 5-7 September 2025 ada perayaan Maulid Nabi Muhammad. Libur akhir pekan panjang terakhir di 2025 terjadi pada 25-28 Desember 2025 untuk merayakan Natal.
Guna memenuhi kebutuhan liburan pecinta travel, terutama saat libur panjang, Dwidayatour Carnival akan kembali digelar di lebih banyak kota di Indonesia. Pameran wisata ini bakal diselenggarakan di 23 titik yang tersebar di 17 kota di Indonesia, mulai Medan, Jakarta, Pontianak, Makassar, Malang, sampai Jayapura.
“Kami menambahkan Jayapura dan Malang dalam daftar kota tempat Dwidayatour Carnival digelar karena terdapat jumlah transaksi wisata di daerah tersebut. Antusiasme traveller dari Jayapura meningkat hampir 20 persen dibandingkan transaksi di tahun sebelumnya,” kata Hendri Yapto, Chief Operations Officer Dwidayatour.
SKB ini menetapkan hari libur yang berlaku di Indonesia, termasuk di bulan Januari 2025. Tanggal-tanggal merah ini mencakup peringatan hari besar nasional, hari keagamaan, dan cuti bersama yang ditetapkan untuk memperpanjang waktu libur masyarakat.
Berdasar SKB tersebut, 2025 memiliki total 27 hari libur yang tergolong menjadi 17 libur nasional dan 10 cuti bersama. Kombinasi hari-hari libur ini dengan tanggal merah akhir pekan, membuat adanya 9 long weekend.
Awal tahun, libur panjang akan dimulai pada 25-29 Januari 2025, kemudian 28-31 Maret, dilanjut 1-7 April yang bersamaan dengan Idul Fitri. Belum lagi tanggal 18-20 April Perayaan Paskah, serta 10-13 Mei Perayaan Waisak, diteruskan pada 29-1 Juni merayakan Kenaikan Yesus Kristus dilanjut Hari Pancasila.
Long weekend di bulan Juni masih berlanjut di tanggal 6-9 Juni untuk merayakan Idul Adha, lalu 27-29 Juni merayakan Tahun Baru Islam. Beberapa bulan kemudian, pada 5-7 September 2025 ada perayaan Maulid Nabi Muhammad. Libur akhir pekan panjang terakhir di 2025 terjadi pada 25-28 Desember 2025 untuk merayakan Natal.
Guna memenuhi kebutuhan liburan pecinta travel, terutama saat libur panjang, Dwidayatour Carnival akan kembali digelar di lebih banyak kota di Indonesia. Pameran wisata ini bakal diselenggarakan di 23 titik yang tersebar di 17 kota di Indonesia, mulai Medan, Jakarta, Pontianak, Makassar, Malang, sampai Jayapura.
“Kami menambahkan Jayapura dan Malang dalam daftar kota tempat Dwidayatour Carnival digelar karena terdapat jumlah transaksi wisata di daerah tersebut. Antusiasme traveller dari Jayapura meningkat hampir 20 persen dibandingkan transaksi di tahun sebelumnya,” kata Hendri Yapto, Chief Operations Officer Dwidayatour.
Lihat Juga :