Peseteruan Drake dan DJ Khaled Memanas, Kirim Peti Mati Bertuliskan RIP Death Threat

Selasa, 25 Februari 2025 - 11:00 WIB
Pengiriman peti mati yang mengganggu tersebut terjadi dua hari setelah peti jenazah serupa ditinggalkan di luar rumah rapper Tekashi 6ix9ine di Miami pada 13 Februari. Tekashi mengklaim bahwa peti jenazah tersebut bertuliskan nama mendiang musuh bebuyutannya, King Von.

Mirip dengan Khaled, dua pria yang mengaku dari perusahaan pengiriman tiba di kediaman Tekashi dengan Tesla dan diberi izin untuk memasuki kompleks perumahan yang terjaga keamanannya. Mereka juga menitipkan sebuket bunga mawar putih dan peti mati hewan peliharaan.

Setelah kejadian mengerikan itu, Kantor Sheriff Palm Beach mengirim regu penjinak bom ke rumah rapper tersebut. Setelah memeriksa peti mati dan kotak hewan peliharaan lebih teliti, tidak ditemukan bahan peledak, dan sebagai gantinya, cairan pembersih tangan ditemukan di dalam peti mati. Tekashi mengatakan kepada TMZ.

"Saya sangat sedih. Saya ingin menyimpan peti mati Raja Von dan menaruhnya di kamar saya, tetapi polisi harus menyitanya. Saya ingin tidur di peti mati untuk merasakan bagaimana rasanya menjadi Raja Von selama sehari," katanya.

Von, yang terbunuh dalam penembakan di Atlanta pada 2020 memiliki perseteruan yang berlangsung lama dengan Tekashi, yang terus mengecam rapper tersebut setelah kematiannya.

Sedangkan untuk Drake dan Khaled, perseteruan keduanya dimulai ketika rapper I'm the One itu menggoda bahwa dia telah mendapatkan dua fitur dengan bintang Toronto itu di albumnya, Aalam of God.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!