7 Musisi Hijrah, Pilih Dalami Agama setelah Dapat Hidayah
Rabu, 05 Maret 2025 - 04:30 WIB
Merasa bahwa kehidupan ini sangat bertabrakan dengan kepercayaannya, dia akhirnya memutuskan hengkang dari band dan memilih hijrah.
“Ketika mulai ngaji, ini (Sunu) nguliknya kalau nggak salah sampai ke Pakistan?” kata Arie Untung.
Baca Juga: Dapat Wejangan Ustaz Derry Sulaiman, Mita The Virgin Mulai Berhijab
“Intinya kata dia segala sesuatu ini harus kita buat dengan pengorbanan (agar) timbul kecintaan dan tanggung jawab. Kalau mau kita paham tentang agama, kita harus berkorban di jalan Allah SWT, dengan mengorbankan harta, diri, dan waktu kita. Apa yang kita punya, kita korbankan untuk agama Allah,” kata Sunu.
Sunu mengaku mengikuti pesantren di Pakistan agar lebih fokus dalam memperdalam ilmu agama. Apalagi, teman-teman satu band-nya juga ikutan. “Iya kita pesantren, berangkat semua,” ujarnya.
“Jadi berhubungan dengan kurikulum lah, pelajaran. Kalau kita mau belajar gitar, ya datang ke guru gitar. Nah begitu pun kita mau belajar bagaimana cara berdakwah yang baik, mengajak orang dengan baik, melatih qolbu kita, me-manage hati kita supaya baik, ya ke Pakistan, karena di sana banyak contoh, kalau di sini nggak ngelihat,” tuturnya.
7. Sunu Matta Band
Sunu Matta Band tidak menutupi proses hijrahnya setiap kali muncul di media. Salah satunya ketika menjadi tamu di podcast CERITA UNTUNGS. Arie Untung pun bertanya soal hijrah.“Ketika mulai ngaji, ini (Sunu) nguliknya kalau nggak salah sampai ke Pakistan?” kata Arie Untung.
Baca Juga: Dapat Wejangan Ustaz Derry Sulaiman, Mita The Virgin Mulai Berhijab
“Intinya kata dia segala sesuatu ini harus kita buat dengan pengorbanan (agar) timbul kecintaan dan tanggung jawab. Kalau mau kita paham tentang agama, kita harus berkorban di jalan Allah SWT, dengan mengorbankan harta, diri, dan waktu kita. Apa yang kita punya, kita korbankan untuk agama Allah,” kata Sunu.
Sunu mengaku mengikuti pesantren di Pakistan agar lebih fokus dalam memperdalam ilmu agama. Apalagi, teman-teman satu band-nya juga ikutan. “Iya kita pesantren, berangkat semua,” ujarnya.
“Jadi berhubungan dengan kurikulum lah, pelajaran. Kalau kita mau belajar gitar, ya datang ke guru gitar. Nah begitu pun kita mau belajar bagaimana cara berdakwah yang baik, mengajak orang dengan baik, melatih qolbu kita, me-manage hati kita supaya baik, ya ke Pakistan, karena di sana banyak contoh, kalau di sini nggak ngelihat,” tuturnya.
(tdy)
Lihat Juga :