Film Pendek Laka: Gagapnya Anak Muda Saat Ngebet Pansos

Jum'at, 04 September 2020 - 12:30 WIB
Film Pendek Laka menyajikan kisah ironi kehidupan dan keluarga di kota besar. Foto/FFTV IKJ 2017
JAKARTA - Seorang remaja ngebet ingin punya iPhone supaya merasa setara dengan teman-teman sekolahnya. Padahal ayahnya sehari-hari cuma mampu makan di warteg dengan menu tempe saja.

Si remaja adalah anak SMA bernama Viola (Silma Rahmaina). Merasa galau karena ponselnya paling butut di antara teman-teman high class-nya, dia pun selalu mengejar-ngejar ayahnya untuk segera dibelikan iPhone yang sama seperti teman-temannya.



"Cuma ini, kok, Yah, gak minta yang lain," kata Viola di depan ayahnya, Kusnandar (Franky Chandra), yang matanya menatap acara ceramah agama di televisi, tapi pikirannya seperti melayang ke mana-mana. (Baca Juga: Zendaya Berulang Tahun, Ini 5 Penampilan Terbaiknya dalam Film )



Gerah selalu dituntut anaknya, Kusnandar pun, seperti tertulis di sinopsis "Laka", terpaksa "harus mengorbankan sesuatu".

Dalam durasi yang sangat singkat, cuma 9 menit, film "Laka" berhasil menggambarkan dilema sang ayah saat dia "harus mengorbankan sesuatu".

Dilema yang dihadapinya jadi menarik, karena kita sebagai penonton diberi latar belakang si ayah. Dalam satu adegan, Kusnandar digambarkan sedang salat.

Dalam satu-dua adegan lainnya, tersirat juga bahwa dia adalah orang yang senang atau rutin mendengar ceramah agama di televisi. (Baca Juga: Bukan Riddler, Ini Kemungkinan Penjahat Utama dalam The Batman )

Singkatnya, Kusnandar tergolong orang yang religius. Pertanyaannya adalah, apakah keimanannya cukup untuk mencegahnya "mengorbankan sesuatu" demi iPhone idaman anaknya?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!