Putri Diana Hamil 10 Minggu saat Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Paris

Senin, 10 Maret 2025 - 05:00 WIB
Laporan dari petugas medis yang menolong ibunda Pangeran William dan Pangeran Harry itu menyebutkan bahwa ia masih sadar dan bernapas saat dikeluarkan dari reruntuhan mobil di terowongan Pont de l'Alma. Namun, setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Pitie-Salpetriere, ia dinyatakan meninggal dunia pada pukul 04.00 waktu setempat.

Temuan Lafaille yang dituangkan dalam bukunya berjudul Diana, The Inquiry They Never Published menyoroti hasil investigasi yang menurutnya tidak pernah dipublikasikan secara luas. Ia mengklaim telah menemukan dokumen dari arsip rumah sakit yang hampir pasti menyebutkan bahwa Putri Wales sedang hamil saat meninggal.

"Menurut dokumen dari arsip Rumah Sakit Umum Paris, Diana hampir dapat dipastikan sedang hamil sembilan hingga 10 minggu saat ia meninggal," kata Lafaille.

Pernyataan ini semakin kontroversial ketika Lafaille menduga bahwa bayi yang dikandung mantan istri Raja Charles III itu bukanlah anak dari Dodi Fayed, melainkan dari Hasnat Khan, seorang dokter asal Inggris yang pernah menjalin hubungan dengannya sebelum bersama Dodi.

Baca Juga: Mengungkap Fakta Cinta Putri Diana dan John Travolta, Api Asmara yang Terjadi di Atas Panggung

Lafaille menegaskan bahwa dokumen yang ditemukannya tidak pernah diklaim palsu. Sehingga jika benar adanya, maka Dodi bukanlah ayah dari calon anak Diana.

"Dokumen ini tidak pernah diklaim atau terbukti palsu. Jika asli, itu berarti Dodi tidak akan menjadi ayah dari anak Diana yang belum lahir karena ia tidak bertemu dengannya sembilan minggu sebelum kematiannya," jelasnya.

Klaim ini semakin diperumit dengan pernyataan Mohammad Al Fayed, ayah Dodi, yang sejak awal meyakini bahwa kematian putranya dan Diana adalah hasil dari konspirasi besar yang melibatkan Keluarga Kerajaan dan dinas intelijen Inggris.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!