Pangeran William Acuhkan Sapaan Meghan Markle

Senin, 10 Maret 2025 - 11:00 WIB
Lacey menggambarkannya sebagai "isyarat perdamaian yang kecil namun sensitif," yang memastikan kedua pasangan itu menunggu bersama hingga Ratu, Charles, dan Camilla tiba. Namun, pakar bahasa tubuh Judi James menyatakan bahwa hal ini tidak cukup untuk memperbaiki hubungan yang retak.

"Ketegangan dalam bahasa tubuh Harry sangat terasa. Begitu dia dan Meghan harus melepaskan tangan, dia langsung meraih cincin kawinnya—isyarat yang menenangkan diri," kata James.

Sepanjang kebaktian, Meghan mempertahankan senyum cerah dan percaya diri, bahkan berbisik kepada Harry, "Senyum lebar!" saat mereka duduk. Namun, tekanan emosional pada Harry terlihat jelas—ekspresinya tetap tegang dan tidak tersenyum.

Setelah kebaktian berakhir dan Pangeran William dan Putri Catherine pergi, perubahan yang nyata terjadi pada sikap Harry.

Baca Juga: Terungkap Momen Terakhir Pangeran William dan Harry Bertegur Sapa, Calon Raja Berusaha Bijak

James mengamati bahwa Harry tiba-tiba tampak jauh lebih santai, berinteraksi dengan para tamu dengan penuh semangat. Dia terlihat tertawa, mengobrol dengan penyanyi Craig David, dan bahkan mengacungkan jempol kepada petinju Anthony Joshua.

Meghan juga mencondongkan tubuh ke depan untuk menyentuh lengan Joshua sebagai isyarat hangat untuk memberi ucapan selamat, seolah-olah ketegangan perpisahan kerajaan akhirnya mereda.

"Dengan kepergian bangsawan lainnya, Harry dan Meghan kembali menjadi pasangan yang bersemangat dan penuh sentuhan," ucap James.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!