Pemakaman Barbie Hsu Diiringi Tangis Keluarga di Tengah Hujan dan Kabut Tebal

Minggu, 16 Maret 2025 - 19:00 WIB
Mengikuti adat yang berlaku di Taiwan, orang tua tidak mengantar anak mereka ke tempat peristirahatan terakhir. Oleh karena itu, ibu dan saudara perempuan Barbie Hsu, Dee Hsu, tetap berada di dalam mobil selama upacara berlangsung.

Sang ibu tampak lemas, wajahnya penuh kesedihan yang tak terucapkan. Sejak kepergian bintang Meteor Garden itu pada 2 Februari 2025, ia kerap mengungkapkan duka cita di media sosial, bahkan mengalami insomnia akibat rasa kehilangan yang begitu besar.

Setelah upacara utama selesai, anggota keluarga yang hadir berjalan perlahan menuju makam untuk memberikan penghormatan terakhir. Tangisan kembali pecah saat mereka berdiri di hadapan tempat peristirahatan artis 48 tahun tersebut.

Kedua anaknya yang masih kecil turut serta dalam prosesi ini, menghadapi momen menyayat hati saat harus melepas kepergian sang ibu. Namun, mantan suaminya, Wang Xiaofei, tidak hadir dalam pemakaman tersebut karena masih terlibat sengketa hukum dengan artis Taiwan itu.

Baca Juga: Barbie Hsu Akhirnya Dimakamkan setelah 41 Hari Meninggal Dunia



Foto/ET Today

Prosesi pemakaman Barbie Hsu tidak lepas dari perdebatan dalam keluarga. Awalnya, mendiang menginginkan pemakaman di bawah pohon, sesuai dengan permintaan terakhirnya. Namun, sang suami, DJ Koo, menginginkan tempat yang lebih mudah diakses agar keluarga dapat berziarah dan memberikan penghormatan sewaktu-waktu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!