Mantan Pacar Sebut Kematian Kim Sae Ron Disebabkan Masalah Pernikahan dan Keluarga
Rabu, 26 Maret 2025 - 07:00 WIB
Dalam kondisi tertekan, Kim Sae Ron sempat kembali berhubungan dengan K untuk mencari dukungan. "Maafkan aku. Maki saja aku. Panggil aku sampah, jalang gila, atau orang gila. Aku terus dimaki dan dipukul, dan tidak ada yang berubah," bunyi pesan Kim Sae Ron kepada K.
Namun, pesan itu diketahui oleh suami Kim Sae Ron dan membuatnya menyita handphone, mengawasinya dengan ketat, dan menyiksanya dengan kata-kata kasar tanpa henti.
"Karena kamu sudah menikah, berhentilah menghubungi pria lain. Jalani saja hidupmu yang menyedihkan dan bersihkan kekacauan yang kamu buat, dasar sampah tak berguna," bunyi pesan suami Kim Sae Ron kepada sang aktris.
Dilansir dari KBIZoom, Rabu (26/3/2025), Kim Sae Ron dikabarkan mengalami depresi berat, berulang kali melakukan percobaan melukai diri, dan tidak mendapat dukungan dari keluarganya.
Baca Juga: 4 Skandal Kim Sae Ron, dari Kim Soo Hyun hingga Nyetir saat Mabuk
Foto/KBIZoom
Salah satu insiden tragis terjadi saat ia harus menjalani operasi akibat cedera pergelangan tangan. Namun sayang, tidak satupun anggota keluarga datang menjenguknya. Sebaliknya, K tetap berada di sisinya selama masa pemulihannya. Sementara seorang anggota staf dari agensi lamanya menanggung biaya pengobatan.
Namun, pesan itu diketahui oleh suami Kim Sae Ron dan membuatnya menyita handphone, mengawasinya dengan ketat, dan menyiksanya dengan kata-kata kasar tanpa henti.
"Karena kamu sudah menikah, berhentilah menghubungi pria lain. Jalani saja hidupmu yang menyedihkan dan bersihkan kekacauan yang kamu buat, dasar sampah tak berguna," bunyi pesan suami Kim Sae Ron kepada sang aktris.
Dilansir dari KBIZoom, Rabu (26/3/2025), Kim Sae Ron dikabarkan mengalami depresi berat, berulang kali melakukan percobaan melukai diri, dan tidak mendapat dukungan dari keluarganya.
Baca Juga: 4 Skandal Kim Sae Ron, dari Kim Soo Hyun hingga Nyetir saat Mabuk
Foto/KBIZoom
Salah satu insiden tragis terjadi saat ia harus menjalani operasi akibat cedera pergelangan tangan. Namun sayang, tidak satupun anggota keluarga datang menjenguknya. Sebaliknya, K tetap berada di sisinya selama masa pemulihannya. Sementara seorang anggota staf dari agensi lamanya menanggung biaya pengobatan.
Lihat Juga :