Alasan Jenazah Ray Sahetapy Disalatkan di Masjid Istiqlal sebelum Dimakamkan
Jum'at, 04 April 2025 - 09:00 WIB
Baca Juga: Ray Sahetapy Dimakamkan di TPU Tanah Kusir 4 April, Tunggu Kepulangan Anak dari Amerika
"Kurang lebih akan berangkat jam 10-an ke Istiqlal. Setelah salat Jumat, ada salat gaib atau salat mayat untuk almarhum. Mungkin selesai itu kurang lebih jam 1.30. Setelah 1.30, rombongan akan bergerak langsung ke Tanah Kusir," ujarnya.
Pemilihan Masjid Istiqlal sebagai tempat salat jenazah bukan hanya karena faktor sejarah pribadi Ray, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan untuk sosok yang telah banyak berkontribusi dalam dunia seni peran Indonesia.
"Itu inisiatif kita para anak-anak dan keluarga. Salatkan di Istiqlal," tandasnya.
Seperti diketahui, Ray Sahetapy meninggal dunia pada Selasa, 1 April 2025 pukul 21.04 WIB dalam usia 68 tahun. Ia mengembuskan napas terakhirnya akibat penyakit komplikasi dan dirawat di rumah sakit selama satu bulan.
Baca Juga: Jenazah Ray Sahetapy Disemayamkan di Rumah Duka RSPAD Gatot Soebroto
"Kurang lebih akan berangkat jam 10-an ke Istiqlal. Setelah salat Jumat, ada salat gaib atau salat mayat untuk almarhum. Mungkin selesai itu kurang lebih jam 1.30. Setelah 1.30, rombongan akan bergerak langsung ke Tanah Kusir," ujarnya.
Pemilihan Masjid Istiqlal sebagai tempat salat jenazah bukan hanya karena faktor sejarah pribadi Ray, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan untuk sosok yang telah banyak berkontribusi dalam dunia seni peran Indonesia.
"Itu inisiatif kita para anak-anak dan keluarga. Salatkan di Istiqlal," tandasnya.
Seperti diketahui, Ray Sahetapy meninggal dunia pada Selasa, 1 April 2025 pukul 21.04 WIB dalam usia 68 tahun. Ia mengembuskan napas terakhirnya akibat penyakit komplikasi dan dirawat di rumah sakit selama satu bulan.
Baca Juga: Jenazah Ray Sahetapy Disemayamkan di Rumah Duka RSPAD Gatot Soebroto
(dra)
Lihat Juga :