Kisah Rosna, Penenun Songket dari Solok yang Menembus Pasar Global

Rabu, 09 April 2025 - 15:03 WIB
Tahun-tahun berlalu, hingga akhirnya pintu rezeki terbuka lebih lebar. Anak pertamanya, Dhea, yang bekerja di rumah tenun songket dan manufaktur, memperkenalkan hasil tenun Rosna ke jaringan ekspor. Kini, songket Melayu buatannya telah sampai ke Malaysia, Turki, hingga Dubai.

Tak hanya itu, ia juga mendapatkan alat tenun dari pemerintah daerah dan memulai produksi mandiri di rumah. Dalam sebulan, Rosna bisa menghasilkan 5 hingga 6 set kain tenun dengan omzet hingga Rp9 juta—semuanya tergantung tingkat kerumitan motif yang dikerjakan.

Perjalanan Rosna tak selalu mulus. Di tengah pesanan yang menggunung, ia sempat hampir menolak order karena kekurangan modal untuk membeli benang. Di titik inilah, tetangga menjadi penyelamat. Dari obrolan ringan di beranda rumah, ia tahu soal Amartha—platform pembiayaan mikro berbasis komunitas.

"Awalnya ibuk sempat ragu, tapi pas petugas Amartha datang dan bantu urus pengajuan. Alhamdulillah cair juga modal usaha," ujarnya.

Sejak 2021, ia menjadi mitra binaan Amartha. Selain pendanaan, Rosna juga mendapat pendampingan usaha, termasuk cara memasarkan kainnya lewat marketplace.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!