Profil Ricky Siahaan, Gitaris Seringai yang Meninggal saat Konser di Jepang
Minggu, 20 April 2025 - 20:00 WIB
Ricky Siahaan meninggal tak lama setelah tampil di Taiwan dan melanjutkan tur konser ke Jepang bersama Seringai. Berdasarkan unggahan terakhir di akun Instagram pribadinya, ia masih sempat membagikan momen energik saat manggung di Negeri Sakura tersebut.
Pria yang memiliki nama lengkap Ricardo Bisuk Juara Siahaan ini lahir di Tanjung Pandan, Belitung, pada 5 Mei 1976. Kariernya di dunia musik sudah dimulai sejak pertengahan 1990-an, dengan membentuk band Chapter 69 pada tahun 1995.
Setelahnya, Ricky aktif di beberapa proyek musik seperti band Buried Alive dan Stepforward, hingga akhirnya namanya semakin dikenal luas ketika ia membentuk band Seringai bersama Arian13 pada tahun 2002.
Di band ini, Ricky berperan sebagai gitaris sekaligus salah satu penggagas utama musikalitas keras yang khas dari Seringai. Namun, kiprah Ricky tak hanya terbatas di panggung musik.
Ia juga sempat menjajal dunia media dan jurnalistik. Pada 2002, Ricky bekerja sebagai produser di radio MTV On Sky. Tiga tahun kemudian, ia bergabung dengan Rolling Stone Indonesia sebagai editor, memperluas pengaruhnya di ranah pop kultur dan musik.
Perjalanan Karier Ricky Siahaan
Pria yang memiliki nama lengkap Ricardo Bisuk Juara Siahaan ini lahir di Tanjung Pandan, Belitung, pada 5 Mei 1976. Kariernya di dunia musik sudah dimulai sejak pertengahan 1990-an, dengan membentuk band Chapter 69 pada tahun 1995.
Setelahnya, Ricky aktif di beberapa proyek musik seperti band Buried Alive dan Stepforward, hingga akhirnya namanya semakin dikenal luas ketika ia membentuk band Seringai bersama Arian13 pada tahun 2002.
Di band ini, Ricky berperan sebagai gitaris sekaligus salah satu penggagas utama musikalitas keras yang khas dari Seringai. Namun, kiprah Ricky tak hanya terbatas di panggung musik.
Ia juga sempat menjajal dunia media dan jurnalistik. Pada 2002, Ricky bekerja sebagai produser di radio MTV On Sky. Tiga tahun kemudian, ia bergabung dengan Rolling Stone Indonesia sebagai editor, memperluas pengaruhnya di ranah pop kultur dan musik.
Lihat Juga :