Profil Desa Maya Waltraud Maiyer, Ibunda Luna Maya

Rabu, 07 Mei 2025 - 15:20 WIB
Salah satu momen penting dalam hidupnya terjadi ketika ia tinggal di Swiss. Di sana, ia melihat seseorang mengenakan kebaya khas Bali, yang langsung mencuri perhatiannya. Ketertarikan pada pakaian tradisional itu membuatnya penasaran dengan budaya Bali.

Dorongan rasa ingin tahu itu membawanya untuk melakukan perjalanan ke Indonesia. Setibanya di Bali, Desa Maya jatuh cinta pada pesona alam dan budaya lokal. Kesan mendalam dari kunjungan pertamanya membuatnya kembali lagi dan pada kunjungan keduanya, ia bertemu dengan pria Indonesia yang kelak menjadi pendamping hidupnya.

Cinta dan Kehidupan Keluarga di Bali



Perjumpaan dengan Uut Bambang Sugeng, pria asal Cirebon dan Bojonegoro, menjadi awal kisah cinta yang bermakna. Mereka menikah dan menetap di Bali. Dari pernikahan ini, lahirlah tiga anak yakni Ismael Dully, Tipi Jabrik, dan Luna Maya.

Namun kebahagiaan mereka diuji ketika Uut meninggal dunia pada tahun 1996. Saat itu, Luna masih berusia 13 tahun. Sebagai seorang janda dan ibu tiga anak, Desa Maya menghadapi kenyataan pahit tersebut dengan penuh ketegaran.



Foto/Instagram @lunamaya

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Kisah Asmara Luna Maya dan Maxime Bouttier



Foto/Instagram @lunamaya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!