5 Masalah Kesehatan yang Sering Terjadi saat Hamil di Usia 30 Tahun ke Atas
Senin, 12 Mei 2025 - 18:00 WIB
Penyebabnya bisa beragam, mulai dari masalah genetik pada janin hingga kondisi kesehatan kronis seperti diabetes, gangguan hormonal, atau kelainan autoimun yang tidak terdeteksi sebelumnya. Keguguran bukan hanya berdampak fisik, tetapi juga meninggalkan luka emosional mendalam.
Oleh sebab itu, penting bagi calon ibu untuk melakukan pemeriksaan pra-kehamilan secara menyeluruh, menjaga kesehatan mental, serta mendapatkan dukungan emosional dari keluarga dan tenaga medis. Melakukan konseling pra-kehamilan, menjaga berat badan ideal, mengelola stres, serta memulai asupan suplemen seperti asam folat sebelum konsepsi.
Gangguan tiroid, terutama hipotiroidisme dan dalam beberapa kasus hipertiroidisme, kini semakin sering ditemukan pada wanita usia 30-an yang sedang hamil. Gangguan ini memengaruhi metabolisme tubuh secara keseluruhan, dan bila tidak ditangani, dapat berdampak buruk terhadap perkembangan janin, termasuk risiko keterlambatan tumbuh kembang, cacat lahir, atau bahkan keguguran.
Melakukan tes fungsi tiroid sebelum atau saat awal kehamilan, menjaga asupan yodium dari makanan seperti ikan laut dan garam beryodium, serta memantau kadar hormon secara berkala.
Baca Juga: Apakah Ibu Hamil Perlu Minum Obat Penguat saat Mudik?
Diabetes gestasional adalah kondisi ketika kadar gula darah meningkat selama kehamilan dan lebih sering terjadi pada wanita di atas usia 30 tahun, khususnya yang memiliki riwayat keluarga penderita diabetes atau memiliki indeks massa tubuh (BMI) tinggi.
Jika tidak ditangani dengan baik, diabetes gestasional bisa menyebabkan bayi tumbuh terlalu besar (makrosomia), komplikasi saat persalinan, bahkan meningkatkan risiko persalinan prematur dan kelahiran caesar.
Oleh sebab itu, penting bagi calon ibu untuk melakukan pemeriksaan pra-kehamilan secara menyeluruh, menjaga kesehatan mental, serta mendapatkan dukungan emosional dari keluarga dan tenaga medis. Melakukan konseling pra-kehamilan, menjaga berat badan ideal, mengelola stres, serta memulai asupan suplemen seperti asam folat sebelum konsepsi.
2. Masalah Tiroid Semakin Umum Ditemui
Gangguan tiroid, terutama hipotiroidisme dan dalam beberapa kasus hipertiroidisme, kini semakin sering ditemukan pada wanita usia 30-an yang sedang hamil. Gangguan ini memengaruhi metabolisme tubuh secara keseluruhan, dan bila tidak ditangani, dapat berdampak buruk terhadap perkembangan janin, termasuk risiko keterlambatan tumbuh kembang, cacat lahir, atau bahkan keguguran.
Melakukan tes fungsi tiroid sebelum atau saat awal kehamilan, menjaga asupan yodium dari makanan seperti ikan laut dan garam beryodium, serta memantau kadar hormon secara berkala.
Baca Juga: Apakah Ibu Hamil Perlu Minum Obat Penguat saat Mudik?
3. Diabetes Gestasional
Diabetes gestasional adalah kondisi ketika kadar gula darah meningkat selama kehamilan dan lebih sering terjadi pada wanita di atas usia 30 tahun, khususnya yang memiliki riwayat keluarga penderita diabetes atau memiliki indeks massa tubuh (BMI) tinggi.
Jika tidak ditangani dengan baik, diabetes gestasional bisa menyebabkan bayi tumbuh terlalu besar (makrosomia), komplikasi saat persalinan, bahkan meningkatkan risiko persalinan prematur dan kelahiran caesar.
Lihat Juga :