Diduga Diidap Jokowi, Sindrom Stevens Johnson Penyakit Kulit Berbahaya yang Bisa Mengancam Jiwa
Kamis, 05 Juni 2025 - 09:00 WIB
SJS sering dibandingkan dengan kondisi lain yang lebih parah, yaitu Toxic Epidermal Necrolysis (TEN). Keduanya memiliki gejala yang mirip, tetapi berbeda dalam skala kerusakan kulit. SJS biasanya memengaruhi kurang dari 10 persen permukaan tubuh, sementara TEN bisa mencapai lebih dari 30 persen.
TEN memiliki risiko kematian yang jauh lebih tinggi, sekitar 25 persen, sedangkan tingkat kematian SJS berkisar antara 1 persen hingga 5 persen.
Baca Juga: Mengenal Moluskum Kontagiosum, Penyakit Kulit Akibat Pakai Baju Thrifting Tanpa Dicuci
Setelah fase akut berakhir, pasien SJS dapat mengalami berbagai masalah kronis, seperti:
1. Produksi keringat berlebihan
2. Kulit kering dan gatal
3. Rambut rontok dan pertumbuhan kuku tidak normal
4. Gangguan pada indera pengecap
TEN memiliki risiko kematian yang jauh lebih tinggi, sekitar 25 persen, sedangkan tingkat kematian SJS berkisar antara 1 persen hingga 5 persen.
Baca Juga: Mengenal Moluskum Kontagiosum, Penyakit Kulit Akibat Pakai Baju Thrifting Tanpa Dicuci
Komplikasi dan Efek Jangka Panjang Sindrom Stevens Johnson
Setelah fase akut berakhir, pasien SJS dapat mengalami berbagai masalah kronis, seperti:
1. Produksi keringat berlebihan
2. Kulit kering dan gatal
3. Rambut rontok dan pertumbuhan kuku tidak normal
4. Gangguan pada indera pengecap
Lihat Juga :