Sindiran Tajam Ernest Prakasa soal Tambang Nikel di Raja Ampat: Iya, Iya, Pasti Ulah Asing Kan?

Sabtu, 07 Juni 2025 - 07:00 WIB
Pada kesempatan yang sama, Bahlil menegaskan bahwa kawasan Raja Ampat merupakan wilayah yang luas dan kompleks. Di mana tidak hanya terdiri dari destinasi wisata seperti Piaynemo yang selama ini dikenal dunia karena keindahannya dan menjadi tujuan wisatawan lokal dan mancanegara.

"Dan di wilayah Raja Ampat itu betul wilayah pariwisata yang kita harus lindungi. Tapi, luas wilayah pulau-pulau Raja Ampat itu ada yang sampai pendekatan Maluku Utara," jelasnya.

Selain itu, Bahlil menyebut bahwa Raja Ampat, sebagai kabupaten kepulauan di Papua Barat Daya, memiliki karakteristik geografis yang unik dan terbagi atas berbagai zona fungsi. Mulai dari kawasan konservasi, pariwisata, hingga kawasan yang telah dialokasikan untuk pertambangan.

Ia menyatakan bahwa sangat penting untuk memahami konteks ini secara utuh agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait lokasi tambang yang sedang dipermasalahkan.

Baca Juga: Jumbo Geser Agak Laen Jadi Film Indonesia Terlaris Kedua, Ernest Prakasa: Kekalahan Membanggakan

"Itu juga teman-teman harus tahu. Jadi wilayah Kabupaten Raja Ampat itu banyak hutan konservasi, banyak pulau-pulau untuk pariwisata, tapi ada juga pulau-pulau yang memang ada pertambangan," ujarnya.

Namun, penjelasan tersebut tidak membuat publik sepenuhnya tenang. Ernest Prakasa, yang dikenal vokal dalam isu-isu sosial, melontarkan sindiran melalui akun media sosial X miliknya. Menanggapi unggahan berita dari media daring yang memuat pernyataan Bahlil, Ernest menuliskan komentar bernada sarkastik.

"Iya, iya. Kalaupun ternyata mengancam pariwisata, pasti ulah asing kan? Siap," tulis Ernest dikutip dari X @ernestprakasa, Sabtu (7/6/2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!